5 Strategi Klasik Abdel Fattah el-Sisi untuk Memenangkan Pemilu Mesir
Selasa, 05 Desember 2023 - 01:50 WIB
Abdel Fatah el-Sisi akan menggunakan segala cara untuk memenangkan pemilu presiden Mesir. Foto/Reuters
KAIRO - Seperti pada pemilu sebelumnya, Abdel Fattah el-Sisi diperkirakan akan menang dengan selisih besar pada pemilu presiden. Sebagai pemimpin yang muncul dari kudeta militer, dia memiliki berbagai strategi klasik untuk memenangkan pemilu Mesir.
Foto/Reuters
Di masa lalu, ia berjanji untuk membawa stabilitas ke Mesir setelah beberapa tahun mengalami gejolak antara tahun 2011 dan 2013.
Namun selama 10 tahun pemerintahannya, pemerintahannya dituduh sangat membatasi kebebasan pers, memenjarakan kritikus dan mengintimidasi calon kandidat yang dianggap sebagai ancaman, menurut Human Rights Watch dan Amnesty International.
Baca Juga: 5 Alasan Gurun Sinai Sangat Sensitif dalam Hubungan Mesir-Israel
Foto/Reuters
Pada Mei 2023, kandidat sayap kiri Ahmad Tantawi mengumumkan niatnya untuk mencalonkan diri sebagai presiden. Menurut hukum Mesir, pertama-tama ia harus mendapatkan 25.000 tanda tangan dari 15 provinsi berbeda atau dukungan dari 20 anggota parlemen.
Tantawi mencoba untuk mendapatkan yang pertama tetapi, katanya, pasukan keamanan Mesir melecehkan dan mengintimidasi dia agar mencabut namanya pada bulan Oktober lalu. Para komentator dan pakar meragukan bahwa Tantawi mempunyai peluang nyata untuk mengalahkan el-Sisi, namun mereka yakin bahwa kampanyenya dapat memperluas ruang sipil di Mesir.
Berikut Adalah 5 Strategi Klasik Abdel Fattah el-Sisi untuk Memenangkan Pemilu Mesir .
1. Menjanjikan Stabilitas
Foto/Reuters
Di masa lalu, ia berjanji untuk membawa stabilitas ke Mesir setelah beberapa tahun mengalami gejolak antara tahun 2011 dan 2013.
Namun selama 10 tahun pemerintahannya, pemerintahannya dituduh sangat membatasi kebebasan pers, memenjarakan kritikus dan mengintimidasi calon kandidat yang dianggap sebagai ancaman, menurut Human Rights Watch dan Amnesty International.
Baca Juga: 5 Alasan Gurun Sinai Sangat Sensitif dalam Hubungan Mesir-Israel
2. Menekan Lawan Politik
Foto/Reuters
Pada Mei 2023, kandidat sayap kiri Ahmad Tantawi mengumumkan niatnya untuk mencalonkan diri sebagai presiden. Menurut hukum Mesir, pertama-tama ia harus mendapatkan 25.000 tanda tangan dari 15 provinsi berbeda atau dukungan dari 20 anggota parlemen.
Tantawi mencoba untuk mendapatkan yang pertama tetapi, katanya, pasukan keamanan Mesir melecehkan dan mengintimidasi dia agar mencabut namanya pada bulan Oktober lalu. Para komentator dan pakar meragukan bahwa Tantawi mempunyai peluang nyata untuk mengalahkan el-Sisi, namun mereka yakin bahwa kampanyenya dapat memperluas ruang sipil di Mesir.
Lihat Juga :