7 Kesalahan Fatal Israel saat Mengakhiri Gencatan Senjata di Gaza

Sabtu, 02 Desember 2023 - 21:21 WIB

5. Strategi Perang Tradisional Israel Tetap Dipertahankan



Foto/Reuters

Menteri Pertahanan tampak begitu yakin pada hari Senin bahwa gencatan senjata tidak akan bertahan lama, sehingga ia bahkan merinci bagaimana serangan baru akan terjadi: “Pertama-tama mereka akan menghadapi bom dari angkatan udara, dan setelah itu peluru dari tank dan bom serta cakar D9 [buldoser lapis baja], dan akhirnya penembakan terhadap pejuang infanteri.”

Dia juga mengumumkan tahap selanjutnya dalam pertempuran, dengan mengatakan bahwa Israel akan berperang “di seluruh Jalur Gaza”.

6. Mengusir Warga Palestiana dari Gaza



Foto/Reuters

Memperluas invasi darat ke selatan garis pengepungan Kota Gaza akan menandakan eskalasi yang berbahaya.

Setidaknya 1,8 juta orang dari 2,3 juta penduduk Gaza telah mengungsi akibat pemboman Israel, sebagian besar dari mereka pindah ke selatan.

"Hal ini berarti wilayah selatan kini sangat padat penduduknya sehingga ada bahaya serangan darat habis-habisan dari Israel yang mungkin membuat masyarakat Gaza tidak punya pilihan selain mencoba memaksa mereka melintasi pagar perbatasan menuju Mesir," jelas Kusovac.

7. Mengabaikan Pandangan Mesir

Sejak awal konflik, Mesir telah memperingatkan bahwa mereka tidak akan menerima pengungsi karena takut akan destabilisasi politik dan risiko keamanan. Jika negara ini dihadapkan pada kenyataan tersebut, negara tersebut mungkin akan berada dalam skenario terburuk karena harus menggunakan kekerasan.

"Intensifikasi seperti itu hampir pasti akan menarik banyak kelompok bersenjata dan negara-negara yang sampai saat ini menunjukkan kesabaran, dan mengharapkan jalan keluar yang rasional ke dalam perang," tutur Kusovac.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!