Misteri Tragedi Beirut, Amonium Nitrat dan Peringatan Mossad Setahun Lalu
Kamis, 06 Agustus 2020 - 08:47 WIB
Kepala Keamanan Umum Libanon, Mayor Jenderal Abbas Ibrahim, mengatakan bahan-bahan amonium nitrat di Beirut itu merupakan sitaan selama bertahun-tahun dan disimpan di gudang. Jarak tempat penyimpanan hanya beberapa menit perjalanan dari distrik perbelanjaan dan kehidupan malam di Beirut.
Menurut outlet berita Lebanon MTV, bahan itu telah disita pada 2014 ketika ditemukan di kapal yang rusak yang dimaksudkan untuk membawa buldoser ke Zambia, dan disimpan di gudang di pelabuhan.
Jauh-jauh hari sebelum tragedi ledakan Beirut, baik mantan maupun kepala bea cukai Lebanon saat ini telah meminta pihak berwenang untuk memindahkan bahan kimia tersebut, karena bahaya yang ditimbulkannya. Namun, permintaan itu tidak mendapat respons.
Dewan Pertahanan Tertinggi Lebanon telah memerintahkan agar pihak berwenang menyelesaikan penyelidikan awal mengenai penyebab ledakan dalam waktu lima hari.
Seorang tentara di pelabuhan Beirut, tempat kerabat orang hilang mencari berita tentang orang yang mereka cintai, mengatakan kepada AFP,Kamis (6/8/2020); "Ini adalah malapetaka. Ada mayat di tanah. Ambulans masih mengangkat orang meninggal."
Menurut outlet berita Lebanon MTV, bahan itu telah disita pada 2014 ketika ditemukan di kapal yang rusak yang dimaksudkan untuk membawa buldoser ke Zambia, dan disimpan di gudang di pelabuhan.
Jauh-jauh hari sebelum tragedi ledakan Beirut, baik mantan maupun kepala bea cukai Lebanon saat ini telah meminta pihak berwenang untuk memindahkan bahan kimia tersebut, karena bahaya yang ditimbulkannya. Namun, permintaan itu tidak mendapat respons.
Dewan Pertahanan Tertinggi Lebanon telah memerintahkan agar pihak berwenang menyelesaikan penyelidikan awal mengenai penyebab ledakan dalam waktu lima hari.
Seorang tentara di pelabuhan Beirut, tempat kerabat orang hilang mencari berita tentang orang yang mereka cintai, mengatakan kepada AFP,Kamis (6/8/2020); "Ini adalah malapetaka. Ada mayat di tanah. Ambulans masih mengangkat orang meninggal."
(min)
Lihat Juga :