Eskalasi di Jalur Gaza Meningkat, Lavrov: Saatnya Terapkan Solusi Dua Negara
Kamis, 12 Oktober 2023 - 21:52 WIB
“Kami semua mempunyai pendapat yang sama… bahwa konfrontasi ini harus segera dihentikan, bahwa semua pihak harus menghormati hukum kemanusiaan internasional, mencegah tindakan teroris dan penggunaan kekuatan tanpa pandang bulu,” kata Lavrov seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (12/10/2023).
Dia menekankan bahwa warga sipil dari kedua belah pihak menderita secara massal dan kegagalan untuk menciptakan negara Palestina yang layak adalah akar dari ketegangan yang terus berlanjut di wilayah tersebut.
Israel mengalami pelanggaran keamanan nasional terburuk dalam lima dekade ketika kelompok militan Palestina Hamas melancarkan serangan mendadak dari Gaza Sabtu lalu, menewaskan ratusan tentara dan warga sipil serta menyandera ratusan orang.
Baca Juga: Putin: Kebijakan Amerika Serikat di Timur Tengah Jelas Gagal Total
Pemerintah Israel lantas mengepung Jalur Gaza sebagai pembalasan dengan tujuan “melenyapkan” organisasi tersebut. Pasukan Israel telah membombardir daerah tersebut, meratakan seluruh bangunan. Mereka juga menghentikan pengiriman pasokan kebutudan mendasar, seperti air, bahan bakar dan listrik, kepada dua juta orang yang terjebak di Jalur Gaza.
Dia menekankan bahwa warga sipil dari kedua belah pihak menderita secara massal dan kegagalan untuk menciptakan negara Palestina yang layak adalah akar dari ketegangan yang terus berlanjut di wilayah tersebut.
Israel mengalami pelanggaran keamanan nasional terburuk dalam lima dekade ketika kelompok militan Palestina Hamas melancarkan serangan mendadak dari Gaza Sabtu lalu, menewaskan ratusan tentara dan warga sipil serta menyandera ratusan orang.
Baca Juga: Putin: Kebijakan Amerika Serikat di Timur Tengah Jelas Gagal Total
Pemerintah Israel lantas mengepung Jalur Gaza sebagai pembalasan dengan tujuan “melenyapkan” organisasi tersebut. Pasukan Israel telah membombardir daerah tersebut, meratakan seluruh bangunan. Mereka juga menghentikan pengiriman pasokan kebutudan mendasar, seperti air, bahan bakar dan listrik, kepada dua juta orang yang terjebak di Jalur Gaza.
Lihat Juga :