Gudang Rudal dan Depleted Uranium Dihancurkan Rusia, Ukraina Terancam Tidak Bisa Berperang
Minggu, 24 September 2023 - 05:50 WIB
“Akibat serangan itu, kerusakan signifikan terjadi pada sistem logistik Angkatan Bersenjata Ukraina, yang beroperasi di arah Kherson dan Zaporozhye,” demikian klaim Kementerian Pertahanan Rusia, dilansir RT.
Baca Juga: Menlu Rusia: Tatanan Dunia Baru Vs Kerajaan Kebohongan
“Sebagian dari persediaan rudal jelajah dan cangkang uranium yang sudah habis” yang diberikan kepada Kiev oleh pendukung Barat telah dihancurkan, katanya. Beberapa peluncur roket dan sistem pertahanan udara buatan luar negeri juga terkena serangan.
Ukraina menerima rudal jelajah jarak jauh Storm Shadow/SCALP-Eg yang diluncurkan dari udara dari Inggris dan Prancis awal tahun ini. Amunisi tersebut telah digunakan oleh Kiev untuk menyerang sasaran-sasaran Rusia, termasuk yang berada di Crimea.
Melansir Sky News, Storm Shadows dikerahkan dalam serangan Ukraina terhadap markas besar Armada Laut Hitam Rusia di kota Sevastopol. Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan lima rudal yang masuk telah dijatuhkan oleh sistem pertahanan udara, namun puing-puing yang dihasilkan merusak bangunan dan menyebabkan kebakaran. Seorang tentara dilaporkan hilang setelah serangan itu.
Baca Juga: Menlu Rusia: Tatanan Dunia Baru Vs Kerajaan Kebohongan
“Sebagian dari persediaan rudal jelajah dan cangkang uranium yang sudah habis” yang diberikan kepada Kiev oleh pendukung Barat telah dihancurkan, katanya. Beberapa peluncur roket dan sistem pertahanan udara buatan luar negeri juga terkena serangan.
Ukraina menerima rudal jelajah jarak jauh Storm Shadow/SCALP-Eg yang diluncurkan dari udara dari Inggris dan Prancis awal tahun ini. Amunisi tersebut telah digunakan oleh Kiev untuk menyerang sasaran-sasaran Rusia, termasuk yang berada di Crimea.
Melansir Sky News, Storm Shadows dikerahkan dalam serangan Ukraina terhadap markas besar Armada Laut Hitam Rusia di kota Sevastopol. Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan lima rudal yang masuk telah dijatuhkan oleh sistem pertahanan udara, namun puing-puing yang dihasilkan merusak bangunan dan menyebabkan kebakaran. Seorang tentara dilaporkan hilang setelah serangan itu.
Lihat Juga :