Menlu Rusia: Tatanan Dunia Baru Vs Kerajaan Kebohongan

Minggu, 24 September 2023 - 04:50 WIB
loading...
Menlu Rusia: Tatanan...
Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrob menyatakan Moskow ingin membangun tatanan dunia baru. Foto/Sputnik
A A A
NEW YORK - Dunia mempunyai peluang untuk mencapai “demokratisasi sejati” dalam hubungan internasional dengan membangun tatanan dunia multipolar. Itu menjadi peluang pertama sejak berakhirnya Perang Dunia II. Itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov di Majelis Umum PBB (UNGA),

AS dan sekutu-sekutu Baratnya berupaya mencegah perkembangan tersebut dengan memicu konflik-konflik baru yang memecah belah umat manusia dan mempertahankan “hegemoni minoritas global” mereka.

Berikut adalah 8 fakta terkait upaya Rusia mewujudkan tatananan dunia baru.

1. Barat adalah 'kerajaan kebohongan'

AS dan sekutunya masih menolak prinsip kesetaraan dalam hubungan internasional, kata Lavrov. Masyarakat Amerika dan Eropa terus memandang rendah negara-negara lain dan hal ini menyebabkan mereka “tidak dapat terselesaikan” dalam negosiasi apa pun. Washington dan sekutu-sekutunya “terus membuat janji-janji” yang akhirnya diingkari.

“Seperti yang dikatakan Presiden Rusia Vladimir Putin, Barat kini menjadi ‘kerajaan kebohongan’ yang sebenarnya,” katanya, dilansir RT.

2. Politisi Barat yang ‘sembrono’ telah melupakan upaya untuk mempertahankan diri

Aktivitas NATO telah mencapai tingkat yang “belum pernah terjadi sebelumnya” sejak berakhirnya Perang Dingin, menurut diplomat terkemuka Rusia. Kekuatan blok yang dipimpin AS telah melakukan latihan yang melibatkan simulasi serangan nuklir terhadap Rusia, klaimnya.

Dia menambahkan bahwa Washington juga secara aktif berupaya memproyeksikan kekuatan militernya di Asia-Pasifik melalui pembentukan “aliansi” politik-militer dengan negara-negara seperti Australia, Korea Selatan atau Jepang dan mendorong mereka menuju kerja sama yang lebih erat dengan NATO.

Tindakan seperti itu “berisiko menciptakan titik panas geopolitik baru yang eksplosif selain… yang terjadi di Eropa,” Lavrov memperingatkan, seraya menambahkan bahwa para politisi Barat telah begitu dibutakan oleh perasaan impunitas sehingga mereka kehilangan “rasa mempertahankan diri.”

3. Demokrasi sejati dalam hubungan internasional sudah bisa dicapai

Untuk pertama kalinya sejak PBB didirikan pada tahun 1945, dunia memiliki peluang untuk membangun tatanan dunia yang benar-benar demokratis, kata Menteri Luar Negeri Rusia. “Mayoritas global” – yaitu negara-negara Asia, Afrika dan Amerika Latin – semakin mengupayakan kemerdekaan dan kesetaraan, serta penghormatan terhadap kedaulatan mereka dalam hubungan internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
AS Kembali Gempur Iran...
AS Kembali Gempur Iran Usai Insiden Helikopter Apache di Selat Hormuz
Usai Paksa Israel Setop...
Usai Paksa Israel Setop Serang Iran, Trump Klaim Perundingan Damai Bisa Diteken dalam 3 Hari
Rekomendasi
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
Berita Terkini
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Drone Iran Gempur Armada...
Drone Iran Gempur Armada Kelima AS di Bahrain
Suara Ledakan Terdengar...
Suara Ledakan Terdengar di Bandar Abbas dan Pulau Qeshm, Iran Segera Balas Serangan AS
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Trump Akui AS Balas...
Trump Akui AS Balas Penembakan Helikopter oleh Iran, Meski Awalnya Meremehkan
AS Serang Iran, Balas...
AS Serang Iran, Balas Jatuhnya Helikopter AH-64 Apache Dekat Selat Hormuz
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved