Bersatu Lawan China, Australia dan Filipina Gelar Latihan Perang di Laut China Selatan

Sabtu, 26 Agustus 2023 - 19:17 WIB
Baca Juga: Filipina: Dunia Dukung Kami, China Sendirian

Latihan udara, laut, dan darat tersebut, merupakan latihan gabungan skala besar pertama antara Australia dan Filipina, yang menyimulasikan perebutan kembali pulau yang dikuasai musuh.

Presiden Marcos mengatakan kepada wartawan bahwa Filipina menginginkan hubungan kerja yang lebih erat dengan militer negara tetangganya.

“Ini adalah aspek penting dalam bagaimana kita bersiap menghadapi segala kemungkinan, mengingat ada begitu banyak peristiwa yang membuktikan volatilitas di kawasan ini,” katanya pada konferensi pers setelah latihan.

Marles mengatakan setelah latihan tersebut bahwa patroli gabungan pertama di Laut Cina Selatan oleh angkatan laut Australia dan Filipina akan “segera terjadi”.

Ia juga menegaskan kembali dukungannya terhadap keputusan tahun 2016 yang dikeluarkan oleh pengadilan arbitrase di Den Haag berdasarkan Konvensi PBB tentang Hukum Laut yang sebagian besar membatalkan klaim China atas hampir seluruh Laut China Selatan, dan meneguhkan kendali Filipina.

China menolak untuk berpartisipasi dalam arbitrase dan terus menentang keputusan tersebut, mempertahankan klaimnya atas sebagian besar wilayah laut tersebut.

“Banyak kerusakan yang dapat terjadi pada Australia sebelum musuh potensial menginjakkan kaki di wilayah kita, dan menjaga ketertiban berdasarkan aturan di Asia Tenggara, menjaga keamanan kolektif di Asia Tenggara, merupakan hal yang mendasar dalam menjaga keamanan nasional negara kita,” kata Marles.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!