Junta Niger Usir Dubes Prancis, Beri Waktu 48 Jam

Sabtu, 26 Agustus 2023 - 07:06 WIB
Dikatakan bahwa hal ini termasuk penolakan utusan tersebut untuk menanggapi undangan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Niger yang baru seperti dilansir dari Reuters, Sabtu (26/8/2023).

Kementerian Luar Negeri Perancis tidak segera membalas permintaan komentar.

Prancis telah menyerukan agar Presiden Mohamed Bazoum kembali menjabat setelah penggulingannya dan menyatakan akan mendukung upaya blok regional Afrika Barat ECOWAS untuk membatalkan kudeta.

Baca Juga: Buntut Kudeta Militer, Uni Afrika Tangguhkan Keanggotaan Niger

Prancis juga belum secara resmi mengakui keputusan junta pada awal Agustus yang mencabut sejumlah perjanjian militer dengan negara itu, dan mengatakan bahwa perjanjian tersebut telah ditandatangani dengan “otoritas sah” Niger.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!