Aljazair Tolak Wilayah Udaranya Digunakan Prancis Buat Operasi Militer di Niger
Rabu, 23 Agustus 2023 - 02:25 WIB
Prancis, yang memiliki sekitar 1.500 tentara di bekas koloninya itu, dan telah melakukan operasi di wilayah Sahel melawan pemberontakan teroris, telah dituduh oleh pemimpin kudeta Niger berencana melakukan intervensi militer guna memulihkan kekuasaan presiden yang digulingkan tersebut.
Kementerian Luar Negeri Prancis membantah adanya niat melakukan intervensi bersenjata di negara Afrika Barat itu, namun berulang kali menyatakan bahwa mereka mendukung upaya blok regional Afrika Barat ECOWAS, yang mengancam akan menggunakan kekerasan untuk membatalkan kudeta.
“Staf pertahanan gabungan Prancis membantah mengajukan permintaan untuk terbang di atas wilayah Aljazair,” kata seorang sumber di militer Prancis kepada Reuters.
ECOWAS pada hari Jumat mengatakan bahwa mereka telah memutuskan tanggal pengiriman pasukan ke Niger jika upaya diplomatik dalam restorasi Bazoum terbukti tidak berhasil.
Baca Juga: Jelang Invasi Militer ECOWAS, Ribuan Pemuda Niger Jadi Sukarelawan
Kementerian Luar Negeri Prancis membantah adanya niat melakukan intervensi bersenjata di negara Afrika Barat itu, namun berulang kali menyatakan bahwa mereka mendukung upaya blok regional Afrika Barat ECOWAS, yang mengancam akan menggunakan kekerasan untuk membatalkan kudeta.
“Staf pertahanan gabungan Prancis membantah mengajukan permintaan untuk terbang di atas wilayah Aljazair,” kata seorang sumber di militer Prancis kepada Reuters.
ECOWAS pada hari Jumat mengatakan bahwa mereka telah memutuskan tanggal pengiriman pasukan ke Niger jika upaya diplomatik dalam restorasi Bazoum terbukti tidak berhasil.
Baca Juga: Jelang Invasi Militer ECOWAS, Ribuan Pemuda Niger Jadi Sukarelawan
Lihat Juga :