Profil Muammar Gaddafi, Pemimpin Libya Terlama yang Berakhir Digulingkan dan Dibunuh
Senin, 21 Agustus 2023 - 17:30 WIB
Dia juga terlibat dalam beberapa konflik regional, seperti perang Chad-Libya, perang Uganda-Tanzania, dan perang sipil Sierra Leone.
Pada Februari 2011, terjadi pemberontakan melawan pemerintahan Gaddafi di Libya, yang dipicu gelombang protes pro-demokrasi di Timur Tengah dan Afrika Utara yang dikenal sebagai Musim Semi Arab. Pemberontak mendapat dukungan dari NATO dan sejumlah negara Arab.
Kemudian pada Agustus 2011, pasukan pemberontak berhasil merebut ibu kota Tripoli dan mengakhiri kekuasaan Gaddafi.
Gaddafi melarikan diri ke kota kelahirannya Sirte, di mana dia bersembunyi selama dua bulan.
Berlanjut pada 20 Oktober 2011, Gaddafi ditemukan oleh pemberontak di sebuah saluran pembuangan di Sirte.
Dia ditangkap dan disiksa oleh massa marah, sebelum akhirnya ditembak mati oleh salah satu pemberontak. Kematian Gaddafi tersebut menandai berakhirnya era kekuasaannya yang berlangsung selama 42 tahun.
Pada Februari 2011, terjadi pemberontakan melawan pemerintahan Gaddafi di Libya, yang dipicu gelombang protes pro-demokrasi di Timur Tengah dan Afrika Utara yang dikenal sebagai Musim Semi Arab. Pemberontak mendapat dukungan dari NATO dan sejumlah negara Arab.
Kemudian pada Agustus 2011, pasukan pemberontak berhasil merebut ibu kota Tripoli dan mengakhiri kekuasaan Gaddafi.
Gaddafi melarikan diri ke kota kelahirannya Sirte, di mana dia bersembunyi selama dua bulan.
Berlanjut pada 20 Oktober 2011, Gaddafi ditemukan oleh pemberontak di sebuah saluran pembuangan di Sirte.
Dia ditangkap dan disiksa oleh massa marah, sebelum akhirnya ditembak mati oleh salah satu pemberontak. Kematian Gaddafi tersebut menandai berakhirnya era kekuasaannya yang berlangsung selama 42 tahun.
(sya)
Lihat Juga :