5 Fakta al-Qaeda, Organisasi Paramiliter Jihad yang Menentang Amerika Serikat

Kamis, 17 Agustus 2023 - 16:44 WIB

2. Sempat Bubar Pada 1989 dan Bangkit Kembali di 1990



Setelah pasukan Uni Soviet menarik diri dari Afghanistan pada tahun 1989, al-Qaeda sempat dibubarkan. Namun tak lama setelah itu mereka kembali terbentuk untuk menentang Amerika Serikat.

Tepatnya pada tahun 1992, al-Qaeda mengeluarkan perintah untuk melakukan perlawanan terhadap tentara Amerika Serikat yang hadir di beberapa negara, termasuk Arab Saudi, Yaman, dan Somalia. Perintah ini adalah awal dari perjuangan melawan AS dan mengusir keberadaannya di tanah Muslim.

Mereka tidak hanya mengarahkan seruan perlawanan terhadap Amerika Serikat, tetapi juga menyebarkannya ke seluruh dunia. Hal ini menjadi pendorong munculnya berbagai aksi terorisme yang mengatasnamakan al-Qaeda di berbagai belahan dunia

3. Punya Afiliasi Besar



Salah satu afiliasi al-Qaeda yang dianggap paling aktif adalah, al-Qaeda in the Arabian Peninsula (AQAP), yang berbasis di Yaman dan Arab Saudi. Selain itu, ada pula al-Qaeda in the Indian Subcontinent (AQIS) adalah afiliasi lain yang beroperasi di wilayah Asia Selatan.

Tidak cukup sampai di situ, organisasi Osama bin Laden ini juga punya afiliasi di beberapa negara Eropa. Contohnya, al-Qaeda memiliki cabang di Spanyol, Bosnia-Herzegovina, dan Rusia.

Untuk Afrika, al-Qaeda memiliki afiliasi seperti Al-Shabaab, yang berbasis di Somalia, dan Jama'at Nasr al-Islam wal Muslimin (JNIM), yang beroperasi terutama di wilayah Sahel di Afrika Barat. Ada juga afiliasi yang aktif di wilayah Sinai, Mesir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!