Usai Baku Tembak Mematikan, Kuba Identifikasi Penyusup Teroris dari AS

Kamis, 26 Februari 2026 - 15:43 WIB
loading...
Usai Baku Tembak Mematikan,...
Kapal berbendera AS dicegat pasukan Kuba di lepas pantai utara provinsi Villa Clara. Foto/Facebook/Cuba’s Interior Ministry
A A A
HAVANA - Kementerian Dalam Negeri Kuba telah merilis temuan baru dari penyelidikannya terhadap baku tembak mematikan antara penjaga perbatasan Kuba dan satu kapal cepat berbendera AS. Mereka mengatakan kapal tersebut membawa sepuluh pria bersenjata yang diduga bermaksud melakukan “penyusupan teroris.”

Havana mengatakan bentrokan itu meletus pada hari Rabu (25/2/2026) ketika penjaga perbatasan mendekati satu kapal terdaftar di Florida, FL7726SH, yang beroperasi sekitar satu mil laut di lepas pantai utara provinsi Villa Clara untuk pemeriksaan identitas.

Orang-orang di atas kapal tersebut diduga melepaskan tembakan terlebih dahulu, melukai komandan kapal patroli Kuba sebelum penjaga membalas tembakan, menewaskan empat orang dan melukai enam lainnya.

Para pejabat Kuba mengatakan senjata dan perlengkapan taktis ditemukan di atas kapal, termasuk senapan serbu, senjata api, alat peledak buatan tangan seperti bom molotov, rompi antipeluru, teropong bidik, dan seragam kamuflase – peralatan yang menurut kementerian sesuai dengan upaya “penyusupan dengan tujuan teroris.”

Di antara mereka yang tewas dalam baku tembak, pihak berwenang Kuba sejauh ini telah mengidentifikasi Michel Ortega Casanova dan mengatakan mereka masih berupaya mengidentifikasi tiga korban tewas lainnya.

Di antara mereka yang ditahan, pihak berwenang telah mengidentifikasi keenam orang tersebut berdasarkan nama, dan beberapa di antaranya muncul dalam "daftar nasional individu dan entitas" Kuba yang dicari karena dugaan keterkaitan dengan kekerasan dan aktivitas teroris di masa lalu.

Semua peserta diyakini sebagai warga negara Kuba yang terdaftar sebagai penduduk Amerika Serikat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
Panglima TNI Lantik...
Panglima TNI Lantik 1.737 Perwira Baru di Akmil Magelang
Ketua Komisi I DPRK...
Ketua Komisi I DPRK Mimika: Perlindungan Warga Sipil Papua Butuh Kolaborasi
Didakwa Terima Suap...
Didakwa Terima Suap Rp4,8 Miliar, Hery Susanto: Saya Tidak Terima Uang
Berita Terkini
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved