Infiltrasi Pasukan Ukraina ke Wilayah Rusia Berhasil Digagalkan

Rabu, 16 Agustus 2023 - 02:07 WIB
Meskipun awalnya Bogomaz mengindikasikan bahwa penggerebekan tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, dia kemudian mengatakan bahwa seorang pekerja pertanian terluka dan dibawa ke rumah sakit. Gubernur juga mencatat bahwa penembakan di Ukraina telah membunuh satu hewan dan merusak beberapa bangunan serta sebuah mobil.

Wilayah Rusia yang berbatasan dengan Ukraina telah berulang kali menjadi sasaran serangan artileri dan drone yang intens di tengah konflik antara Moskow dan Kiev, yang mengakibatkan banyak kematian warga sipil dan penghancuran bangunan.

Sebelumnya, tentara Ukraina menyusup ke Wilayah Bryansk pada bulan Maret, menewaskan beberapa warga sipil dalam apa yang oleh Presiden Rusia Vladimir Putin dicap sebagai "serangan teroris". Tanggung jawab atas serangan itu diklaim oleh Korps Sukarelawan Rusia (RDK), sekelompok militan neo-Nazi dan kolaborator yang berjuang untuk Ukraina.

Baca Juga: Kirim Pesan Siap Perang ke Rusia-Belarusia, Polandia Gelar Parade Militer Terbesar

Penggerebekan serupa terjadi pada bulan Mei di Provinsi Belgorod, yang juga berbatasan dengan Ukraina, dan mengakibatkan satu warga sipil tewas dan beberapa lainnya luka-luka. Moskow kembali menuduh Kiev berada di balik serangan itu, meskipun pihak berwenang Ukraina membantah terlibat, mengklaim itu adalah operasi oleh RDK dan kelompok kolaborator lainnya Legiun Kebebasan Rusia.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!