5 Fakta Kandidat Presiden Ekuador Fernando Villavicencio yang Ditembak Mati

Jum'at, 11 Agustus 2023 - 04:33 WIB
Villavicencio kemudian meminta suaka di Peru mengutip "penganiayaan politik" dari pemerintah Correa

3. Berani Melawan Kartel Narkoba

Pada hari Rabu, Movimiento Construye, koalisi politik yang dicalonkan Villavicencio, mengeluarkan pernyataan yang memujinya sebagai "pejuang tak kenal lelah" di Facebook.

“Fernando Villavicencio dengan berani menghadapi kejahatan terorganisir dan dia tidak takut untuk mengkritik hubungannya dengan politik,” bunyi pernyataan itu.

Baca Juga: Kandidat Presiden Ekuador Ditembak Mati Saat Masuk Mobil

4. Mendirikan Banyak Media

Villaviciencio lahir di Alausí, Ekuador tengah, pada 11 Oktober 1963. Dia telah menulis sejumlah buku yang menyelidiki korupsi di Ekuador, serta membangun media seperti LaFuente.ec, MilHojas.is dan periodismodeinvestigación.com.

Karier politiknya dimulai pada 2009, ketika ia bekerja sebagai penasihat anggota parlemen Cléver Jiménez. Pada tahun 2021 dia sendiri terpilih menjadi anggota majelis nasional, menjabat hingga Mei tahun ini, ketika majelis tersebut dibubarkan menjelang pemilihan yang masih dijadwalkan berlangsung pada 20 Agustus.

5. Bukan Kandidat Presiden yang Diunggulkan

Villavicencio, menikah dan memiliki lima anak, adalah salah satu dari delapan kandidat pada putaran pertama pemilihan. Meskipun dia bukan calon terdepan dan memberikan suara di tengah-tengah kelompok.

Dia bukan politisi pertama yang dibunuh. Bulan lalu, walikota kota Manta ditembak mati, sedangkan pada bulan Februari, seorang calon walikota di kota Puerto López tewas.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!