1.000 Dokter ingin Meninggalkan Israel karena Perombakan Peradilan

Rabu, 26 Juli 2023 - 16:13 WIB
Baca juga: Musuh-musuh Israel Dilaporkan Memanfaatkan Krisis Rezim Zionis

Rancangan Undang-undang (RUU) tersebut membatasi kekuasaan Mahkamah Agung untuk membatalkan keputusan pemerintah dan pengangkatan menteri yang dianggap 'tidak masuk akal'.

Beberapa pihak menuduh Perdana Menteri Benjamin Netanyahu yang telah lama menjabat mendorong Israel ke arah otokrasi.

Sementara itu, serikat pekerja terbesar Israel, Histadrut, yang mewakili sekitar 800.000 pekerja, mengatakan pada Selasa bahwa mereka akan rapat dalam beberapa hari mendatang untuk merencanakan pemogokan umum nasional sebagai tanggapan atas pengesahan RUU tersebut.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!