Jurnalis Rusia Tewas Terkena Bom Cluster Ukraina

Minggu, 23 Juli 2023 - 13:22 WIB
Senjata semacam itu berisi lusinan bom kecil yang menghujani pecahan peluru di area yang luas, tetapi dilarang di banyak negara karena potensi bahayanya bagi warga sipil. Ukraina telah berulang kali mengatakan penggunaannya akan terbatas pada medan perang.

Perserikatan Bangsa-Bangsa mengatakan Rusia sendiri telah berulang kali menggunakan munisi tandan selama perang.

Baca Juga: Gedung Putih: Ukraina Kehilangan Kekuatan Signifikan
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!