China: Mereka yang Anggap Aman Harus Minum Air Limbah Nuklir Fukushima

Rabu, 12 Juli 2023 - 08:18 WIB
IAEA pekan lalu menyetujui rencana Tokyo melepaskan air limbah Fukushima ke laut, lebih dari satu dekade setelah tsunami yang dipicu gempa membanjiri PLTN dan menyebabkan tiga reaktornya meleleh.

PLTN itu terus memproduksi sekitar 100 meter kubik air limbah setiap hari, dan tempat penyimpanannya hampir habis.

Baca juga: Rusia: Ukraina Kehilangan 26.000 Pasukan dan 3.000 Senjata Sejak Serangan Balik

Pejabat Jepang bersikeras air tersebut memenuhi standar keamanan internasional setelah diolah untuk menghilangkan sebagian besar unsur radioaktifnya.

Wang mengklaim tinjauan IAEA tentang rencana pembuangan terlalu terfokus dan tergesa-gesa mencapai kesimpulan yang gagal mengatasi masalah keamanan internasional.

“IAEA tidak menilai kemanjuran dan keandalan fasilitas perawatan Jepang dalam jangka panjang dan karena itu tidak dapat menjamin bahwa semua air yang terkontaminasi nuklir akan mencapai standar setelah perawatan dalam 30 tahun ke depan,” ujar dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!