Rusia: Ukraina Kehilangan 26.000 Pasukan dan 3.000 Senjata Sejak Serangan Balik
Rabu, 12 Juli 2023 - 07:36 WIB
Baca juga: Iran: Angkatan Laut AS Bantu Penyelundup Bahan Bakar Minyak
Dia menjelaskan, “Serangan presisi tinggi dari militer Rusia terhadap cadangan militer Ukraina, termasuk peralatan Barat, secara signifikan mengurangi potensi ofensif musuh.”
Shoigu menekankan jika AS memasok Ukraina dengan bom tandan, Angkatan Bersenjata Rusia akan menggunakan senjata serupa melawan Kiev.
Sergey Shoigu menambahkan Angkatan Bersenjata Rusia melancarkan serangan baliknya sendiri ke arah Krasny Liman dan maju 1,5 km.
Badan intelijen Amerika Serikat dan negara-negara NATO lainnya dengan hati-hati memantau dan menganalisis hasil kerja tempur militer Rusia, menurut Shoigu.
“Kami tahu bahwa hasil kerja tempur kami dipantau dan dianalisis secara hati-hati oleh dinas intelijen asing, terutama Amerika Serikat dan negara-negara NATO,” ujar Shoigu.
Dia menjelaskan, “Serangan presisi tinggi dari militer Rusia terhadap cadangan militer Ukraina, termasuk peralatan Barat, secara signifikan mengurangi potensi ofensif musuh.”
Shoigu menekankan jika AS memasok Ukraina dengan bom tandan, Angkatan Bersenjata Rusia akan menggunakan senjata serupa melawan Kiev.
Sergey Shoigu menambahkan Angkatan Bersenjata Rusia melancarkan serangan baliknya sendiri ke arah Krasny Liman dan maju 1,5 km.
Badan intelijen Amerika Serikat dan negara-negara NATO lainnya dengan hati-hati memantau dan menganalisis hasil kerja tempur militer Rusia, menurut Shoigu.
“Kami tahu bahwa hasil kerja tempur kami dipantau dan dianalisis secara hati-hati oleh dinas intelijen asing, terutama Amerika Serikat dan negara-negara NATO,” ujar Shoigu.
Lihat Juga :