Abaikan Masalah Kemanusiaan, AS Akan Kirim Bom Cluster ke Ukraina

Jum'at, 07 Juli 2023 - 15:52 WIB
Ukraina, Rusia, dan AS belum menandatangani perjanjian itu meskipun undang-undang tahun 2009 melarang AS mengekspor munisi tandan dengan tingkat kegagalan bom di atas 1 persen, yang mencakup hampir seluruh persediaan militer AS.

Bagaimanapun Biden dapat mengesampingkan larangan tersebut dalam kasus yang dianggap demi kepentingan keamanan nasional AS.

Sebelumnya, Human Rights Watch (HRW) mengkritik Ukraina dan Rusia atas penggunaan senjata cluster mereka dalam konflik keduanya.

Kelompok hak asasi mengatakan Rusia telah secara ekstensif menggunakan munisi tandan, menyebabkan banyak kematian warga sipil dan cedera serius, sementara serangan roket munisi tandan Ukraina di kota Izyum yang diduduki Rusia pada tahun 2022 telah menewaskan sedikitnya delapan warga sipil dan melukai 15 lainnya.

Namun Ukraina mengatakan kepada HRW bahwa mereka tidak menggunakan munisi tandan di atau sekitar kota pada saat itu.

“Amunisi cluster yang digunakan oleh Rusia dan Ukraina membunuh warga sipil sekarang dan akan terus melakukannya selama bertahun-tahun,” kata Mary Wareham, penjabat direktur senjata kelompok tersebut, dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga: HRW Ungkap Bukti Baru Ukraina Gunakan Ranjau Darat Terlarang
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!