Pelapor Khusus PBB Soroti Dugaan Penyiksaan oleh Pasukan Rusia di Ukraina
Jum'at, 16 Juni 2023 - 13:45 WIB
Ia memperingatkan bahwa “mematuhi perintah atasan atau arahan kebijakan” tidak dapat digunakan untuk membenarkan penyiksaan terhadap tahanan. "Siapa pun yang terlibat harus segera diselidiki dan dituntut," katanya.
Baca juga: Ukraina Minta Swiss Kirim Senjata, Zelensky: Kami Membela Perdamaian
Mereka yang diduga telah disiksa juga sering ditahan dalam “kondisi yang sangat tidak memadai” di fasilitas yang dijalankan oleh pasukan Rusia di Ukraina.
“Mereka yang telah melaporkan penderitaan di bawah siksaan Rusia di Ukraina dibiarkan dengan cedera fisik dan psikologis, termasuk kerusakan organ dalam, patah tulang dan keretakan tulang serta halusinasi, gangguan sensorik, stroke dan eksaserbasi penyakit kronis,” kata pakar PBB itu.
“Semakin lama perang berlangsung, semakin banyak laporan yang muncul tentang penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi lainnya,” kata Edwards, yang berencana melakukan misi pencarian fakta ke Ukraina akhir tahun ini.
Baca juga: Ukraina Minta Swiss Kirim Senjata, Zelensky: Kami Membela Perdamaian
Mereka yang diduga telah disiksa juga sering ditahan dalam “kondisi yang sangat tidak memadai” di fasilitas yang dijalankan oleh pasukan Rusia di Ukraina.
“Mereka yang telah melaporkan penderitaan di bawah siksaan Rusia di Ukraina dibiarkan dengan cedera fisik dan psikologis, termasuk kerusakan organ dalam, patah tulang dan keretakan tulang serta halusinasi, gangguan sensorik, stroke dan eksaserbasi penyakit kronis,” kata pakar PBB itu.
“Semakin lama perang berlangsung, semakin banyak laporan yang muncul tentang penyiksaan dan perlakuan tidak manusiawi lainnya,” kata Edwards, yang berencana melakukan misi pencarian fakta ke Ukraina akhir tahun ini.
(esn)
Lihat Juga :