Mantan Agen FBI yang Jadi Mata-mata Rusia Tewas dalam Penjara
Selasa, 06 Juni 2023 - 06:16 WIB
Hanssen bergabung dengan FBI pada tahun 1976 dan mulai menjual informasi rahasia ke Uni Soviet pada tahun 1985, menurut situs web FBI.
Pada saat penangkapannya pada tahun 2001, dia telah diberi kompensasi lebih dari USD1,4 juta dalam bentuk tunai, dana bank, dan berlian, sebagai imbalan atas mengorbankan banyak sumber daya manusia, teknik intelijen, dan dokumen rahasia AS, kata situs web FBI.
Baca juga: Profil Jack Teixeira, Sosok di Balik Terbongkarnya Dokumen Pentagon
Penyelidik FBI bekerja selama bertahun-tahun untuk mencoba mengidentifikasi mata-mata di barisan mereka. Dalam minggu-minggu menjelang penangkapannya pada Februari 2001, sekitar 300 personel sedang mengerjakan penyelidikan dan pemantauan Hanssen, menurut FBI.
Sebuah tim penangkapan menahan Hanssen setelah menangkapnya membuat "tetesan mati" dari materi rahasia di sebuah taman di pinggiran kota Virginia, kata FBI. Dia telah menjalani hukuman seumur hidup di fasilitas keamanan maksimum di Colorado.
Pada saat penangkapannya pada tahun 2001, dia telah diberi kompensasi lebih dari USD1,4 juta dalam bentuk tunai, dana bank, dan berlian, sebagai imbalan atas mengorbankan banyak sumber daya manusia, teknik intelijen, dan dokumen rahasia AS, kata situs web FBI.
Baca juga: Profil Jack Teixeira, Sosok di Balik Terbongkarnya Dokumen Pentagon
Penyelidik FBI bekerja selama bertahun-tahun untuk mencoba mengidentifikasi mata-mata di barisan mereka. Dalam minggu-minggu menjelang penangkapannya pada Februari 2001, sekitar 300 personel sedang mengerjakan penyelidikan dan pemantauan Hanssen, menurut FBI.
Sebuah tim penangkapan menahan Hanssen setelah menangkapnya membuat "tetesan mati" dari materi rahasia di sebuah taman di pinggiran kota Virginia, kata FBI. Dia telah menjalani hukuman seumur hidup di fasilitas keamanan maksimum di Colorado.
(esn)
Lihat Juga :