Bangladesh Terancam Pemadaman Listik Dua Pekan

Selasa, 06 Juni 2023 - 00:30 WIB
“Kondisi ini mungkin akan bertahan selama dua minggu lagi,” ujar Nasrul Hamid, Menteri Negara Tenaga Kerja, Energi dan Sumber Daya Mineral, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (4/6/2023). “Masalah ini terjadi karena kita tidak bisa memastikan pasokan batu bara dan gas yang cukup,” lanjut Hamid.

Pemadaman listrik mengancam sektor pakaian jadi penting Bangladesh yang menyumbang lebih dari 80 persen ekspor dan pemasok pemasoknya seperti Walmart, Gap Inc, H&M, VF Corp, Zara dan American Eagle Outfitters.

Baca juga: Bangladesh Pangkas Hari Sekolah dan Jam Kerja untuk Hemat Listrik

Hilangnya ekspor tersebut akan memperburuk masalah seputar cadangan dolarnya, yang telah anjlok hampir sepertiga dalam 12 bulan hingga akhir April ke level terendah dalam tujuh tahun, dan membatasi kemampuannya untuk membayar impor bahan bakar.

Hamid juga mengatakan, pejabat sektor ketenagalistrikan negara telah bekerja untuk mencegah kekurangan bahan bakar selama dua bulan terakhir, tetapi konsumsi yang lebih tinggi mempersulit tugas tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!