Pengadilan Inggris Vonis Penjara Seumur Hidup Mantan Personel ISIS
Minggu, 28 Mei 2023 - 19:30 WIB
Suleman, yang saat itu berusia 18 tahun, menyebut dirinya sebagai "Jihadi Hipster", julukan yang ia gunakan di situs media sosial Twitter. Ia mengadopsi nama Abu Shamil Al-Britani.
Namun, ia menjadi "kecewa" dengan kehidupan di bawah kendali ISIS dalam waktu satu tahun. Suleman mengklaim kelompok itu menargetkan Muslim lain dan menggunakan pejuangnya sebagai "umpan meriam".
Sepuluh bulan setelah tinggal, dia dipenjara oleh kelompoknya itu di Raqqa karena menolak berperang. Dia kemudian dibebaskan setelah setuju untuk bergabung dengan Amniyat, sayap keamanan ISIS.
Baca juga: Taliban Tewaskan Pentolan ISIS yang Jadi Dalang Bom Bunuh Diri Bandara Kabul
Suleman ditangkap lagi oleh pasukan yang didukung Turki pada Oktober 2017, dan kemudian melakukan perjalanan ke Pakistan. Dia kembali ke Inggris pada tahun 2021 dan langsung ditahan.
Namun, ia menjadi "kecewa" dengan kehidupan di bawah kendali ISIS dalam waktu satu tahun. Suleman mengklaim kelompok itu menargetkan Muslim lain dan menggunakan pejuangnya sebagai "umpan meriam".
Sepuluh bulan setelah tinggal, dia dipenjara oleh kelompoknya itu di Raqqa karena menolak berperang. Dia kemudian dibebaskan setelah setuju untuk bergabung dengan Amniyat, sayap keamanan ISIS.
Baca juga: Taliban Tewaskan Pentolan ISIS yang Jadi Dalang Bom Bunuh Diri Bandara Kabul
Suleman ditangkap lagi oleh pasukan yang didukung Turki pada Oktober 2017, dan kemudian melakukan perjalanan ke Pakistan. Dia kembali ke Inggris pada tahun 2021 dan langsung ditahan.
Lihat Juga :