Rudal Barunya Mampu Jangkau Israel, Iran: AS-Prancis Keberatan Teheran Jadi Kuat

Sabtu, 27 Mei 2023 - 07:09 WIB
Menurut pemerintah Iran, sistem pertahanan musuh tidak dapat mendeteksi, mencegat, atau mengambil tindakan untuk menghancurkan hulu ledak karena kecepatannya yang tinggi saat menyerang target.

Selain itu, rudal tersebut menggunakan panduan dan kontrol fase aktif serta panduan dan kontrol fase tengah.

Rudal ini adalah iterasi terbaru dari keluarga rudal jarak dekat Khorramshahr, yang tidak memerlukan panduan tahap akhir. Namun, kemampuan untuk membidik dengan tepat saat berada di tengah penerbangan atau di atas atmosfer membedakan rudal ini dari iterasi sebelumnya.

Menurut sebuah laporan oleh United States Institute of Peace, keluarga rudal Khorramshahr tampaknya didasarkan pada rudal balistik jarak menengah (IRBM) Hwasong-10 Korea Utara, yang merupakan versi modifikasi dari rudal R-27 (SS-N-6)—rudal balistik yang diluncurkan kapal selam atau SLBM—Soviet.

Tes itu dilakukan beberapa hari setelah Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel (IDF) Letnan Jenderal Herzi Halevi mengeluarkan peringatan mengerikan tentang kemungkinan konflik dengan Iran atas program nuklirnya.

Dia mengatakan aksi militer terhadap Teheran sudah di depan mata.

"Iran telah maju dengan pengayaan uranium lebih jauh dari sebelumnya...Ada perkembangan negatif di cakrawala yang dapat membawa aksi (militer)," katanya.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!