Afrika akan Kirim 6 Presiden ke Rusia dan Ukraina, Apa Misinya?
Kamis, 18 Mei 2023 - 17:20 WIB
Baca juga: Kereta Api Tergelincir di Crimea, Diduga Akibat Sabotase
Dangor juga mencatat Naledi Pandor, menteri luar negeri (menlu) Afrika Selatan, akan bertemu dengan menlu Ukraina di Portugal dalam beberapa hari mendatang untuk membahas inisiatif Afrika.
Pernyataan resmi itu muncul setelah Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa mengumumkan pada Selasa bahwa para pemimpin Mesir, Uganda, Zambia, Senegal dan Republik Kongo telah menyatakan kesediaan mereka mengambil bagian dalam inisiatif perdamaian dan Presiden Rusia Vladimir Putin dan pemimpin Ukraina Volodymyr Zelensky telah setuju menjadi tuan rumah misi tersebut.
Afrika Selatan adalah anggota kelompok BRICS bersama dengan Brasil, Rusia, India, dan China.
Afrika Selatan termasuk di antara negara-negara yang menolak ambil bagian dalam kampanye yang dipimpin AS untuk memberikan sanksi kepada Moskow atas situasi yang sedang berlangsung di Ukraina.
Ramaphosa telah berulang kali menekankan negaranya memiliki tradisi non-blok dan menegaskan Afrika Selatan “belum, dan tidak akan, ditarik ke dalam kontes antara kekuatan global.”
Dangor juga mencatat Naledi Pandor, menteri luar negeri (menlu) Afrika Selatan, akan bertemu dengan menlu Ukraina di Portugal dalam beberapa hari mendatang untuk membahas inisiatif Afrika.
Pernyataan resmi itu muncul setelah Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa mengumumkan pada Selasa bahwa para pemimpin Mesir, Uganda, Zambia, Senegal dan Republik Kongo telah menyatakan kesediaan mereka mengambil bagian dalam inisiatif perdamaian dan Presiden Rusia Vladimir Putin dan pemimpin Ukraina Volodymyr Zelensky telah setuju menjadi tuan rumah misi tersebut.
Afrika Selatan adalah anggota kelompok BRICS bersama dengan Brasil, Rusia, India, dan China.
Afrika Selatan termasuk di antara negara-negara yang menolak ambil bagian dalam kampanye yang dipimpin AS untuk memberikan sanksi kepada Moskow atas situasi yang sedang berlangsung di Ukraina.
Ramaphosa telah berulang kali menekankan negaranya memiliki tradisi non-blok dan menegaskan Afrika Selatan “belum, dan tidak akan, ditarik ke dalam kontes antara kekuatan global.”
Lihat Juga :