Rusia: Zelensky Bisa Berakhir Seperti Hitler

Sabtu, 13 Mei 2023 - 04:16 WIB
Wawancara dengan Zelensky dilakukan kurang dari dua minggu setelah serangan pesawat tak berawak di Kremlin, yang digambarkan Moskow sebagai upaya pembunuhan terhadap Presiden Vladimir Putin dan tindakan terorisme. Pemimpin Rusia tidak berada di Kremlin pada saat kejadian.

Rusia menuduh Kiev mendalangi serangan itu dan mengatakan pihaknya berhak untuk menanggapi sesuai keinginannya.

Namun Ukraina membantah terlibat dalam insiden tersebut, meskipun serangan tersebut mendorong Medvedev untuk menyerukan "pelenyapan fisik" Zelensky.

Kepala intelijen pertahanan Ukraina, Kyrylo Budanov, kemudian bersumpah untuk terus membunuh orang Rusia di mana saja sampai kemenangan total Ukraina.

Kremlin mencap pernyataan Budanov itu "benar-benar keji", dan mengatakan itu adalah konfirmasi bahwa Kiev terlibat dalam mengatur serangan teroris.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!