Murka dengan Rusia, Gereja Ortodoks Ukraina Ubah Tanggal Hari Natal dan Paskah

Rabu, 03 Mei 2023 - 10:05 WIB
Media Ukraina menjelaskan, beberapa keuskupan OCU mengadopsi kalender baru bahkan sebelum keputusan dewan.

Di Odessa, para pendeta OCU setempat mengumumkan untuk mengadopsi kalender baru pada awal Januari.

Langkah itu dilakukan di tengah tindakan keras Kiev terhadap Gereja Ortodoks Ukraina yang kanonik.

UOC memiliki hubungan sejarah dengan Gereja Ortodoks Rusia dan dituduh oleh pejabat Ukraina sebagai ancaman keamanan di tengah konflik militer dengan Rusia.

Dinas Keamanan Ukraina (SBU) telah menggerebek gereja-gereja UOC, seolah-olah mencari persediaan senjata dan bukti pengkhianatan.

Enam wilayah Ukraina telah melarang UOC di wilayah mereka dan mendukung OCU. Didirikan hanya pada tahun 2018, OCU hanya diakui oleh tiga gereja Ortodoks lainnya. UOC menganggapnya sesat.

Pemerintah Presiden Vladimir Zelensky telah menyiapkan undang-undang yang akan melarang UOC di Ukraina, tetapi parlemen belum memberikan suara untuk itu.

Moskow memprotes penganiayaan terhadap umat Kristen Ortodoks oleh otoritas Ukraina, tetapi sejauh ini tidak ada badan hak asasi manusia di Barat yang menanggapi.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!