Kisah Raja Manuel I yang Mengusir Muslim dan Yahudi dari Portugal
Selasa, 02 Mei 2023 - 17:01 WIB
Lima hari setelah perjanjian pernikahan ditandatangani, pada tanggal 5 Desember 1496, Raja Manuel I mengeluarkan dekrit yang memberi orang Yahudi dan Muslim di Portugal waktu sebelas bulan untuk meninggalkan negara itu.
Bagi umat Yahudi atau Muslim yang tidak ingin pindah, mereka dipaksa melakukan prosesi Pembaptisan paksa. Masa perpindahan agama ini terjadi pada Oktober 1469, tepat sebelum pengusiran diberlakukan.
Hal tersebut disebabkan karena kediktatoran nasionalis Kristen yang berkuasa kala itu menilai umat Muslim dan Yahudi sebagai musuh yang harus disingkirkan.
Menurut antropolog, Maria Cardeira da Silva, “Selama kediktatoran Kristen itu, jejak sejarah Islam dihapus,” yang membuat sedikit orang yang mengetahui tentang cerita kelam ini.
Bagi umat Yahudi atau Muslim yang tidak ingin pindah, mereka dipaksa melakukan prosesi Pembaptisan paksa. Masa perpindahan agama ini terjadi pada Oktober 1469, tepat sebelum pengusiran diberlakukan.
Hal tersebut disebabkan karena kediktatoran nasionalis Kristen yang berkuasa kala itu menilai umat Muslim dan Yahudi sebagai musuh yang harus disingkirkan.
Menurut antropolog, Maria Cardeira da Silva, “Selama kediktatoran Kristen itu, jejak sejarah Islam dihapus,” yang membuat sedikit orang yang mengetahui tentang cerita kelam ini.
(sya)
Lihat Juga :