3 Motivasi Ahmed al Ahmed, Pahlawan Bondi yang Menghentikan Penembak yang Membunuh Orang Yahudi

Selasa, 30 Desember 2025 - 05:05 WIB
loading...
3 Motivasi Ahmed al...
Ahmed al Ahmed memiliki motivasi tulus dalam menghadapi penembak Festival Yahudi. Foto/X
A A A
SYDNEY - Pria yang melucuti senjata salah satu penembak yang menewaskan 15 orang di sebuah acara Yahudi di Pantai Bondi telah mengungkapkan pikirannya beberapa saat sebelum tindakan heroiknya.

Dalam rekaman yang telah diverifikasi, Ahmed al Ahmed - seorang pemilik toko di Sydney yang lahir dan dibesarkan di Suriah - menangkap salah satu dari dua penembak dari belakang, merebut senjata laras panjang darinya.

3 Motivasi Ahmed al Ahmed, Pahlawan Bondi yang Menghentikan Penembak yang Membunuh Orang Yahudi

1. Menyelamatkan Banyak Orang

"Saya memegangnya dengan tangan kanan saya dan mulai mengucapkan sebuah kata, Anda tahu, seperti untuk memperingatkannya - 'jatuhkan senjatamu, berhenti melakukan apa yang kamu lakukan'," kata ayah dua anak itu kepada mitra BBC di AS, CBS News, dalam sebuah wawancara eksklusif.

Ahmed, yang ditembak beberapa kali oleh penembak lainnya, mengatakan tindakannya menyelamatkan "banyak orang... tetapi saya masih merasa sedih atas korban yang meninggal."

Dalam wawancara tersebut, Ahmed mengenang saat ia menangkap Sajid Akram, 50 tahun, yang menembak para peserta acara Hanukkah di Pantai Bondi pada hari Minggu, 14 Desember.

"Tujuan saya hanyalah untuk merebut senjatanya, dan menghentikannya dari membunuh nyawa manusia, bukan membunuh orang-orang yang tidak bersalah."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Pilot Australia Terbangkan...
Pilot Australia Terbangkan 2 Buronan Paling Dicari ke Indonesia via Penerbangan Gelap
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
THE Sustainability Impact...
THE Sustainability Impact Ratings 2026, Western Sydney University Raih Peringkat 3 Dunia
WHO: Gelombang Panas...
WHO: Gelombang Panas Eropa Sebabkan 1.300 Kematian, Terbanyak di Prancis
Prancis Terpanggang!...
Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia
Rekomendasi
Histeria Ojol dan Kerentanan...
Histeria Ojol dan Kerentanan Ekstrem Pekerja 'Gig Economy'
Gol Jonathan Tah Dibatalkan,...
Gol Jonathan Tah Dibatalkan, VAR Rampas Mimpi Jerman?
PKS Targetkan 2 Kali...
PKS Targetkan 2 Kali Lipat Legislator Muda di Senayan pada 2029
Berita Terkini
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Jerman Diguncang Penembakan,...
Jerman Diguncang Penembakan, 6 Orang Tewas
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved