Presiden Iran Pergi ke Suriah untuk Rayakan Kemenangan

Senin, 01 Mei 2023 - 17:15 WIB
Baca juga: Peristiwa Moriscos, Pengusiran Penduduk Muslim Spanyol yang Sangat Tragis

Iran dan Arab Saudi dilaporkan berencana membuka kedutaan besar di negara masing-masing dalam beberapa hari setelah bulan lalu menyetujui menormalisasi hubungan di bawah kesepakatan yang ditengahi oleh China.

Sementara itu, beberapa negara Arab menormalisasi hubungan dengan Damaskus setelah bertahun-tahun bergabung dengan AS dalam mendukung pejuang pemberontak.

Kampanye pemberontakan untuk menggulingkan rezim itu gagal melawan Presiden Suriah Bashar al-Assad.

Pemberontakan Suriah dimulai pada 2011, memicu perang yang menewaskan lebih dari 500.000 orang dan menciptakan krisis pengungsi besar-besaran.

Assad muncul sebagai pemenang, mendapatkan kembali kendali atas sebagian besar negaranya, sebagian besar berkat dukungan militer dan ekonomi dari Iran dan Rusia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!