Eks Komandan Rusia: Putin Hadapi Ancaman Pemberontakan dari Wagner
Minggu, 30 April 2023 - 12:36 WIB
Mantan komandan Rusia itu juga menulis bahwa Prigozhin sadar bahwa penarikan pasukannya dapat menyebabkan konsekuensi bencana bagi Rusia menjelang serangan balasan Ukraina, yang diperkirakan terjadi pada musim semi ini.
Barat, termasuk Amerika Serikat (AS), telah memasok pasukan Ukraina dengan peralatan militer canggih, tank, dan artileri, di antara sumber daya lainnya, untuk membantu negara yang dilanda perang itu bersiap dengan baik untuk serangan balasan yang akan datang.
Girkin menambahkan bahwa Prigozhin memperingatkan penarikan pasukannya dalam sebuah surat yang dikirim ke Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu speerti dilansir dari Newsweek, Minggu (30/4/2023).
Newsweek tidak dapat memverifikasi apakah Prigozhin mengeluarkan peringatan ini kepada Shoigu atau tidak atau apakah kelompok tentara bayaran menderita kekurangan amunisi. Namun, Reuters pada hari Jumat melaporkan bahwa Prigozhin mengatakan bahwa pasukannya menderita banyak korban karena rezim Putin tidak mendukung kelompoknya.
Pemimpin Wagner minggu ini juga mengatakan dia bercanda ketika dia menyatakan bahwa pasukannya akan berhenti menyerang Bakhmut untuk mengizinkan pasukan Ukraina menunjukkan kota itu kepada wartawan Amerika, menurut Reuters.
Baca Juga: AS Pasang Detektor Nuklir di Penjuru Wilayah Ukraina
Barat, termasuk Amerika Serikat (AS), telah memasok pasukan Ukraina dengan peralatan militer canggih, tank, dan artileri, di antara sumber daya lainnya, untuk membantu negara yang dilanda perang itu bersiap dengan baik untuk serangan balasan yang akan datang.
Girkin menambahkan bahwa Prigozhin memperingatkan penarikan pasukannya dalam sebuah surat yang dikirim ke Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu speerti dilansir dari Newsweek, Minggu (30/4/2023).
Newsweek tidak dapat memverifikasi apakah Prigozhin mengeluarkan peringatan ini kepada Shoigu atau tidak atau apakah kelompok tentara bayaran menderita kekurangan amunisi. Namun, Reuters pada hari Jumat melaporkan bahwa Prigozhin mengatakan bahwa pasukannya menderita banyak korban karena rezim Putin tidak mendukung kelompoknya.
Pemimpin Wagner minggu ini juga mengatakan dia bercanda ketika dia menyatakan bahwa pasukannya akan berhenti menyerang Bakhmut untuk mengizinkan pasukan Ukraina menunjukkan kota itu kepada wartawan Amerika, menurut Reuters.
Baca Juga: AS Pasang Detektor Nuklir di Penjuru Wilayah Ukraina
Lihat Juga :