Lagi, Putri Saudi Memohon Raja Salman Membebaskannya dari Penjara

Rabu, 29 April 2020 - 00:15 WIB
"Saya... akan menghabiskan bulan di penjara al-Hair kecuali paman saya, Penjaga Dua Masjid Suci, Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud, dan sepupu saya, Putra Mahkota Mohammed bin Salman al-Saud, memutuskan untuk melepaskan saya," lanjut Putri Basmah.

Sang putri mengulangi ceritanya bahwa dia telah diculik dengan salah satu putrinya, tanpa tuduhan atau investigasi. Dia mengaku kondisi kesehatannya sangat kritis.

Dia berharap raja dan putra mahkota untuk menemukan di dalam hati mereka rasa keadilan yang seharusnya diresapi pada setiap Muslim selama bulan Ramadhan, dan melepaskan kerabat mereka yang ditahan secara sewenang-wenang dalam kondisi yang terburuk.

Dia juga mengklarifikasi bahwa pernyataan pertamanya dua minggu yang lalu telah dihapus karena "pelanggaran akun", dan bahwa semua posting mulai sekarang akan diterbitkan oleh kantor medianya.

Sang putri adalah anak bungsu dari mantan Raja Saud bin Abdulaziz al-Saud, raja kedua Arab Saudi. Dia juga cucu dari Ibn Saud, pendiri dan raja pertama Arab Saudi.

Dia telah membangun reputasi sebagai anggota keluarga kerajaan Saudi yang blakblakan, karena di masa lalu menyerukan negara itu untuk mengadopsi monarki konstitusional, mengkritik polisi agama, dan berbicara tentang isu-isu hak asasi manusia dan perempuan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!