Dituduh Menghina Allah, Pria China Nyaris Diamuk Massa di Pakistan
Selasa, 18 April 2023 - 11:40 WIB
Pengaduan resmi di kantor polisi setempat menyatakan: "Tian telah membuat pernyataan menghina dan sikap menghina untuk meremehkan Allah dan Nabi umat Islam sementara anggota staf salat berjamaah sehari sebelumnya."
Tian diduga menegur sepasang driverproyek karena terlalu banyak waktu untuk salat, yang menyebabkan pertengkaran sengit.
Umat Islam saat ini sedang menjalani bulan Ramadan, periode yang melibatkan ibadah puasa, salat, dan refleksi.
"Para pekerja mengatakan mereka berpuasa tetapi membantah bahwa pekerjaan telah melambat, yang menyebabkan pertengkaran," kata seorang petugas polisi yang tidak disebutkan namanya.
Belakangan, para buruh menuduh insinyur China itu membuat pernyataan yang menista agama.
Tuduhan perihal komentar Tian kemudian menyebar seperti api ke desa-desa terdekat. Keesokan harinya, ratusan orang bergerak untuk memblokir Jalan Raya Karakoram, jalan internasional tertinggi di dunia yang menghubungkan Pakistan ke China.
Polisi menyelamatkan dan menangkap Tian, tetapi massa tidak puas. Pada Senin pagi, mereka menyerbu kantor polisi setempat—yakin bahwa Tian bersembunyi di sana—dan pergi hanya setelah petugas menunjukkan dokumen bahwa dia didakwa dengan penistaan agama.
Tian diduga menegur sepasang driverproyek karena terlalu banyak waktu untuk salat, yang menyebabkan pertengkaran sengit.
Umat Islam saat ini sedang menjalani bulan Ramadan, periode yang melibatkan ibadah puasa, salat, dan refleksi.
"Para pekerja mengatakan mereka berpuasa tetapi membantah bahwa pekerjaan telah melambat, yang menyebabkan pertengkaran," kata seorang petugas polisi yang tidak disebutkan namanya.
Belakangan, para buruh menuduh insinyur China itu membuat pernyataan yang menista agama.
Tuduhan perihal komentar Tian kemudian menyebar seperti api ke desa-desa terdekat. Keesokan harinya, ratusan orang bergerak untuk memblokir Jalan Raya Karakoram, jalan internasional tertinggi di dunia yang menghubungkan Pakistan ke China.
Polisi menyelamatkan dan menangkap Tian, tetapi massa tidak puas. Pada Senin pagi, mereka menyerbu kantor polisi setempat—yakin bahwa Tian bersembunyi di sana—dan pergi hanya setelah petugas menunjukkan dokumen bahwa dia didakwa dengan penistaan agama.
Lihat Juga :