Radang Kantung Empedu, Penyebab Raja Salman Masuk RS
Senin, 20 Juli 2020 - 11:33 WIB
Raja Salman , yang diberi gelar Penjaga Dua Masjid Suci, menghabiskan lebih dari 2,5 tahun tahun sebagai Pangeran Mahkota dan Wakil Perdana Menteri dari Juni 2012 sebelum menjadi akhirnya menjadi Raja. Dia juga pernah menjabat sebagai gubernur wilayah Riyadh selama lebih dari 50 tahun.
Penguasa de-facto Arab Saudi adalah Putra Mahkota Mohammad bin Salman, yang dikenal luas dengan inisialnya MBS. Putra Raja Salman ini telah meluncurkan reformasi untuk mengubah ekonomi kerajaan dan mengakhiri "kecanduannya" pada minyak.
Pangeran berusia 34 tahun, yang populer di kalangan pemuda Arab Saudi, telah memenangkan pujian di dalam negeri karena mengurangi pembatasan sosial di kerajaan Muslim konservatif, memberikan lebih banyak hak kepada perempuan dan berjanji untuk mendiversifikasi ekonomi. (Baca juga: Pangeran Arab Saudi Khalid bin Saud Meninggal di Luar Negeri )
Bagi para pendukung raja, keberanian di dalam dan di luar negeri ini merupakan perubahan yang disambut baik setelah puluhan tahun kehati-hatian, stagnasi, dan dithering.
Tetapi kontrol negara atas media dan tindakan keras terhadap perbedaan pendapat di kerajaan membuatnya sulit untuk mengukur tingkat antusiasme domestik.
Penguasa de-facto Arab Saudi adalah Putra Mahkota Mohammad bin Salman, yang dikenal luas dengan inisialnya MBS. Putra Raja Salman ini telah meluncurkan reformasi untuk mengubah ekonomi kerajaan dan mengakhiri "kecanduannya" pada minyak.
Pangeran berusia 34 tahun, yang populer di kalangan pemuda Arab Saudi, telah memenangkan pujian di dalam negeri karena mengurangi pembatasan sosial di kerajaan Muslim konservatif, memberikan lebih banyak hak kepada perempuan dan berjanji untuk mendiversifikasi ekonomi. (Baca juga: Pangeran Arab Saudi Khalid bin Saud Meninggal di Luar Negeri )
Bagi para pendukung raja, keberanian di dalam dan di luar negeri ini merupakan perubahan yang disambut baik setelah puluhan tahun kehati-hatian, stagnasi, dan dithering.
Tetapi kontrol negara atas media dan tindakan keras terhadap perbedaan pendapat di kerajaan membuatnya sulit untuk mengukur tingkat antusiasme domestik.
(min)
Lihat Juga :