Trio Eropa Ancam Beri Sanksi Pelanggar Embargo Senjata Libya

Minggu, 19 Juli 2020 - 08:19 WIB
Turki telah melakukan intervensi secara tegas dalam beberapa pekan terakhir di Libya, memberikan dukungan udara, senjata dan pejuang sekutu dari Suriah untuk membantu pemerintah yang diakui internasional yang berbasis di Tripoli mengusir serangan selama setahun oleh pasukan komandan timur Khalifa Haftar. (Baca: Perkuat Pengaruh di Libya, Turki Dituduh ‘Mengepung’ Mesir )

Haftar didukung oleh UEA, Mesir dan Rusia, yang juga telah dituduh oleh PBB melanggar embargo. (Baca: Erdogan Tuding Aksi Mesir dan Uni Emirat Arab di Libya Ilegal )

Pemerintah berbasis di Tripoli pada hari Sabtu memindahkan pasukannya lebih dekat ke Sirte, pintu gerbang ke terminal minyak utama Libya, yang menurut pemerintah berencana untuk di rebut kembali dari pasukan Haftar.

Prancis sendiri menghadapi kritik karena ambiguitasnya sehubungan dengan Haftar, setelah sebelumnya mendukungnya dalam perang melawan militan Islam. (Baca: Intevensi Libya, Macron Sebut Turki Mainkan 'Permainan Berbahaya' )

Para diplomat mengatakan negara-negara Uni Eropa juga dapat mempertimbangkan untuk menjatuhkan sanksi kepada individu-individu dari kedua pihak di Libya.
(ber)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!