Meledak 2 Kali dan Terbakar 4 Hari, Kerusakan Kapal Perang AS Meluas
Sabtu, 18 Juli 2020 - 09:55 WIB
Kapal perang Amerika Serikat, USS Bonhomme Richard, terbakar dan meledak di Pangkalan Angkatan Laut San Diego, Minggu (12/7/2020). Foto/Tangkapan layar video New York Times
SAN DIEGO - Kapal perang Amerika Serikat (AS), USS Bonhomme Richard , mengalami kerusakan struktural, listrik, dan mekanis yang meluas setelah terbakar lebih dari empat hari dan meledak dua kali di San Diego. Parahnya kerusakan kapal itu diungkap Kepala Operasi Angkatan Laut Amerika Serikat Laksamana Mike Gilday.
Gilday berjanji melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap kebakaran kapal perang, yang merupakan insiden terburuk Aangkatan Laut AS di luar pertempuran. Kapal itu mulai terbakar pada hari Minggu dan penyebabnya belum diketahui.
Dia mengatakan penyelidikan akan melihat apa yang menyebabkan kebakaran serta apakah ada cukup banyak pelaut yang bertugas ketika insiden itu terjadi. Tak hanya itu, penyelidikan juga untuk mengetahui keadaan sekitar mengapa sistem pencegah kebakaran dinonaktifkan ketika kebakaran terjadi Minggu dini hari saat kapal berlabuh untuk menjalani perawatan. (Baca: Kapal Perang AS Terbakar dan Meledak di San Diego, 21 Orang Terluka )
Gilday juga berjanji untuk mengumumkan hasil penyelidikan kepada publik. "Kita perlu melewati ini, semua katalog dan mendapatkan pemahaman apakah kita sudah benar atau tidak," katanya.
Gilday berjanji melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap kebakaran kapal perang, yang merupakan insiden terburuk Aangkatan Laut AS di luar pertempuran. Kapal itu mulai terbakar pada hari Minggu dan penyebabnya belum diketahui.
Dia mengatakan penyelidikan akan melihat apa yang menyebabkan kebakaran serta apakah ada cukup banyak pelaut yang bertugas ketika insiden itu terjadi. Tak hanya itu, penyelidikan juga untuk mengetahui keadaan sekitar mengapa sistem pencegah kebakaran dinonaktifkan ketika kebakaran terjadi Minggu dini hari saat kapal berlabuh untuk menjalani perawatan. (Baca: Kapal Perang AS Terbakar dan Meledak di San Diego, 21 Orang Terluka )
Gilday juga berjanji untuk mengumumkan hasil penyelidikan kepada publik. "Kita perlu melewati ini, semua katalog dan mendapatkan pemahaman apakah kita sudah benar atau tidak," katanya.
Lihat Juga :