Jatuh ke Laut Hitam, AS Ikhlas Dronenya Tidak Ditemukan
Kamis, 16 Maret 2023 - 00:10 WIB
“Konon, itu milik kami,” tambah Kirby, dan otoritas AS akan terus mengeksplorasi opsi menemukannya kembali.
Departemen Luar Negeri telah memanggil duta besar Rusia untuk Amerika Serikat, Anatoly Antonov, untuk mengungkapkan keprihatinan AS atas insiden itu.
“Pesan yang kami sampaikan kepada duta besar Rusia adalah bahwa mereka harus lebih berhati-hati dalam terbang di wilayah udara internasional di dekat aset AS yang, sekali lagi, terbang dengan cara yang sepenuhnya legal, melakukan misi untuk mendukung kepentingan keamanan nasional kami,” kata Kirby kepada CNN.
"Merekalah yang harus lebih berhati-hati," imbuhnya.
"Pesannya adalah: Jangan lakukan ini lagi," tambah Kirby kemudian di ABC.
Antonov setelah pertemuan tersebut mengatakan drone "sengaja dan provokatif bergerak menuju wilayah Rusia dengan transponder dimatikan."
Baca Juga: Rusia Bantah Jet Tempurnya Tabrak dan Jatuhkan Drone MQ-9 Reaper AS
Dia mengatakan pertemuannya di Departemen Luar Negeri AS bersifat konstruktif dan masalah kemungkinan konsekuensi bagi Moskow atas insiden tersebut tidak diangkat, kantor berita negara RIA melaporkan.
Departemen Luar Negeri telah memanggil duta besar Rusia untuk Amerika Serikat, Anatoly Antonov, untuk mengungkapkan keprihatinan AS atas insiden itu.
“Pesan yang kami sampaikan kepada duta besar Rusia adalah bahwa mereka harus lebih berhati-hati dalam terbang di wilayah udara internasional di dekat aset AS yang, sekali lagi, terbang dengan cara yang sepenuhnya legal, melakukan misi untuk mendukung kepentingan keamanan nasional kami,” kata Kirby kepada CNN.
"Merekalah yang harus lebih berhati-hati," imbuhnya.
"Pesannya adalah: Jangan lakukan ini lagi," tambah Kirby kemudian di ABC.
Antonov setelah pertemuan tersebut mengatakan drone "sengaja dan provokatif bergerak menuju wilayah Rusia dengan transponder dimatikan."
Baca Juga: Rusia Bantah Jet Tempurnya Tabrak dan Jatuhkan Drone MQ-9 Reaper AS
Dia mengatakan pertemuannya di Departemen Luar Negeri AS bersifat konstruktif dan masalah kemungkinan konsekuensi bagi Moskow atas insiden tersebut tidak diangkat, kantor berita negara RIA melaporkan.
Lihat Juga :