7 Negara yang Izinkan Personel Militer Transgender Bertugas Secara Terbuka

Senin, 06 Maret 2023 - 15:17 WIB
Mengutip laporan NPR, Pentagon mengumumkan kebijakan baru yang membatalkan aturan era Presiden Donald Trump yang secara efektif melarang transgender untuk bertugas di militer.

Kebijakan baru ini mulai berlaku pada 30 April 2021, di mana militer AS memperbolehkan anggota militernya melakukan transisi gender baik ketika masih bertugas.

Presiden Joe Biden mengungkapkan kepada wartawan bahwa perintah itu akan memungkinkan semua "orang Amerika yang memenuhi syarat untuk melayani negara mereka dengan berseragam."

3. Belanda



Militer Belanda menjadi yang pertama mengizinkan individu LGBT untuk bertugas pada tahun 1974 dan juga yang pertama mendirikan organisasi pendukung militer LGBT.

Negeri Kincir Angin ini juga memiliki salah satu militer paling inklusif untuk tentara transgender, demikian menurut Pusat Kajian Strategis Den Haag.

4. Inggris

Sejak tahun 2000, personel LGBT secara terbuka diizinkan untuk bertugas di militer Inggris Raya. Bahkan pada London Pride Week tahun 2017, semua unit Angkatan Darat Inggris mengibarkan bendera pelangi dan diikuti sekitar 200 personel dari Royal Navy, British Army dan Royal Air Force.

Menurut situs web Angkatan Darat Inggris, Forum LGBT untuk anggota layanan juga ada untuk memberikan dukungan kepada komunitas LGBT. Mereka bebas untuk melakukan operasi pergantian kelamin.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!