7 Negara yang Izinkan Personel Militer Transgender Bertugas Secara Terbuka
Senin, 06 Maret 2023 - 15:17 WIB
Sersan Sam Hunt, seorang tentara transgender di militer Amerika Serikat. Ada enam negara lain yang izinkan personel militer transgender bertugas secara terbuka. Foto/REUTERS
JAKARTA - Komunitas transgender dapat ikut serta menjadi personel militer di beberapa negara yang telah melegalkannya. Negara-negara yang mengizinkan lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) sebagai tentara militer ini kebanyakan di Benua Biru.
Beberapa waktu lalu muncul tentara transgender di korps militer Ukraina yang ikut perang melawan Rusia. Dia adalah Sarah Ashton Cirillio yang awalnya merupakan seorang jurnalis asal Las Vegas.
Keberadaan tentara LGBT di dalam militer Ukraina sebenarnya belum dilegalkan. Namun, tentara transgender itu muncul di saat Kiev kekurangan personel dan membutuhkan beberapa relawan.
Sedikitnya ada tujuh negara yang mengizinkan personil militer transgender untuk bertugas secara terbuka. Berikut ini daftar negaranya:
Menurut laporan CBC, Kanada mengakhiri larangan personel LGBT di militer pada tahun 1992 silam. Tentara transgender seperti Kopral Vincent Lamarre, seorang veteran perang di Afghanistan, sekarang secara terbuka bertugas di Angkatan Bersenjata Kanada.
Militer Kanada sebelumnya juga mendesak militer Amerika Serikat untuk mengikuti kebijakan transgender mereka.
Beberapa waktu lalu muncul tentara transgender di korps militer Ukraina yang ikut perang melawan Rusia. Dia adalah Sarah Ashton Cirillio yang awalnya merupakan seorang jurnalis asal Las Vegas.
Keberadaan tentara LGBT di dalam militer Ukraina sebenarnya belum dilegalkan. Namun, tentara transgender itu muncul di saat Kiev kekurangan personel dan membutuhkan beberapa relawan.
Sedikitnya ada tujuh negara yang mengizinkan personil militer transgender untuk bertugas secara terbuka. Berikut ini daftar negaranya:
1. Kanada
Menurut laporan CBC, Kanada mengakhiri larangan personel LGBT di militer pada tahun 1992 silam. Tentara transgender seperti Kopral Vincent Lamarre, seorang veteran perang di Afghanistan, sekarang secara terbuka bertugas di Angkatan Bersenjata Kanada.
Militer Kanada sebelumnya juga mendesak militer Amerika Serikat untuk mengikuti kebijakan transgender mereka.