AS dan Sekutu Teluknya Mulai Khawatir dengan Drone Serta Rudal Iran
Rabu, 15 Februari 2023 - 04:18 WIB
Penjelasan Stroul itu disampaikan setelah Angkatan Laut Kerajaan Inggris mencegat pengiriman senjata ilegal dari Iran menuju ke luar negeri, seperti ke Yaman dan Rusia.
Rusia, pada khususnya, telah menjadi sorotan karena hubungannya dengan Iran, di mana Republik Islam itu telah lama dituduh mengirimkan drone untuk digunakan Moskow dalam invasi ke Ukraina.
Langka AS dan Sekutu Teluk?
Sedikit bocoran yang keluar dari pertemuan AS dan Dewan Kerja Sama Teluk adalah bahwa ada peningkatan minat untuk mengintegrasikan pertahanan udara dan rudal AS dengan sistem yang digunakan di Teluk.
Diskusi juga berpusat pada peningkatan pembagian intelijen dan sistem peringatan dini. Semua ini dapat membantu merumuskan jaringan pertahanan udara yang lebih efektif dan berlapis.
"Tidak ada momen lain di mana prospek integrasi yang berarti lebih nyata daripada hari ini," kata Stroul.
"Ini karena penyelarasan ancaman yang baru saja saya lalui. Dan juga karena teknologi baru dan budaya inovasi yang dikembangkan CENTCOM [Komando Pusat AS] bersama dengan mitranya," imbuh Stroul, seperti dikutip Jerusalem Post, Rabu (15/2/2023).
Rusia, pada khususnya, telah menjadi sorotan karena hubungannya dengan Iran, di mana Republik Islam itu telah lama dituduh mengirimkan drone untuk digunakan Moskow dalam invasi ke Ukraina.
Langka AS dan Sekutu Teluk?
Sedikit bocoran yang keluar dari pertemuan AS dan Dewan Kerja Sama Teluk adalah bahwa ada peningkatan minat untuk mengintegrasikan pertahanan udara dan rudal AS dengan sistem yang digunakan di Teluk.
Diskusi juga berpusat pada peningkatan pembagian intelijen dan sistem peringatan dini. Semua ini dapat membantu merumuskan jaringan pertahanan udara yang lebih efektif dan berlapis.
"Tidak ada momen lain di mana prospek integrasi yang berarti lebih nyata daripada hari ini," kata Stroul.
"Ini karena penyelarasan ancaman yang baru saja saya lalui. Dan juga karena teknologi baru dan budaya inovasi yang dikembangkan CENTCOM [Komando Pusat AS] bersama dengan mitranya," imbuh Stroul, seperti dikutip Jerusalem Post, Rabu (15/2/2023).
(min)
Lihat Juga :