AS Tidak Tutup Kemungkinan Sanksi China Terkait Laut China Selatan

Rabu, 15 Juli 2020 - 21:18 WIB
AS telah lama menolak klaim Beijing di Laut China Selatan, yang merupakan rumah bagi simpanan minyak dan gas yang berharga, dan jalur air yang vital untuk perdagangan dunia.

China mengklaim 90% dari kawasan yang berpotensi kaya energi, tetapi Brunei Darusalam, Malaysia, Filipina, Taiwan, dan Vietnam juga mengklaim bagian dari itu. Untuk memperkuat klaim mereka, China membangun sejumlah pulau buatan di kawasan tersebut.

( Baca juga: Reaksi China usai AS Tolak Klaimnya atas Laut China Selatan )

Greg Poling, seorang ahli Laut China Selatan di Pusat Studi Strategis dan Internasional Washington, mengatakan menyatakan klaim China membuka jalan bagi respons AS yang lebih keras, seperti melalui sanksi, dan juga dapat menyebabkan lebih banyak operasi kehadiran angkatan laut AS di kawasan itu.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!