Pakar Gempa Jepang Peringatkan Soal Gempa Besar di Timur Tengah

Rabu, 08 Februari 2023 - 07:05 WIB
“Stres terakumulasi dan ketika mencapai puncak ketegangan, lempeng-lempeng ini bertabrakan satu sama lain, melepaskan energi besar yang menyebabkan pergeseran lapisan bumi, yang menyebabkan gempa bumi. Ke depan, gempa dengan magnitudo yang sama kemungkinan akan terjadi,” prediksi Yagi.

Dia mencatat bahwa pada Januari 2020, gempa berkekuatan 6,7 SR terjadi di dekat Patahan Anatolia Timur dan banyak orang meninggal akibat bangunan runtuh. Pada tahun 1939, gempa berkekuatan 7,8 terjadi di Erzincan timur, menewaskan lebih dari 30.000 orang. Ada juga gempa bumi lain yang menewaskan sekitar 17.000 orang.

Baca: Korban Tewas Gempa Bumi Turki-Suriah Lampaui 5.000 Jiwa

Menurut analisis yang dilakukan oleh US Geological Survey, kedalaman pusat gempa pertama hari Senin – 7,8 skala Richter – adalah 17,9 kilometer di bawah permukaan bumi, dan kedalaman pusat gempa kedua –7,5 pada skala Richter - berada 10 kilometer di bawah permukaan bumi.

Karena kedua gempa tersebut terjadi pada kedalaman yang relatif dangkal, bumi berguncang keras di dekat pusat gempa dan menyebabkan kehancuran di wilayah yang luas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!