Kembali Sebut Kesasar, China Akui Balon Mata-mata di Atas Amerika Latin Miliknya
Selasa, 07 Februari 2023 - 23:37 WIB
Baca: Tunda Tembak Jatuh Balon Mata-mata China, Ini Penjelasan Biden
AS yakin balon itu digunakan untuk memantau situs militer yang sensitif.
Laksamana Mike Mullen, mantan ketua Kepala Staf Gabungan AS, menolak anggapan China bahwa balon itu mungkin telah melenceng, dengan mengatakan bahwa balon itu dapat bermanuver karena "memiliki baling-baling".
"Ini bukan kecelakaan. Ini disengaja. Itu intelijen," tambahnya.
Hubungan antara China dan AS menjadi tegang akibat insiden tersebut, dengan Pentagon menyebutnya sebagai "pelanggaran yang tidak dapat diterima" atas kedaulatannya. Perjalanan yang direncanakan oleh Menteri Luar Negeri Antony Blinken ke China dibatalkan sebagai akibat dari pertikaian tersebut.
Sedangkan China telah mengajukan pengaduan resmi ke kedutaan AS di Beijing atas insiden tersebut.
AS yakin balon itu digunakan untuk memantau situs militer yang sensitif.
Laksamana Mike Mullen, mantan ketua Kepala Staf Gabungan AS, menolak anggapan China bahwa balon itu mungkin telah melenceng, dengan mengatakan bahwa balon itu dapat bermanuver karena "memiliki baling-baling".
"Ini bukan kecelakaan. Ini disengaja. Itu intelijen," tambahnya.
Hubungan antara China dan AS menjadi tegang akibat insiden tersebut, dengan Pentagon menyebutnya sebagai "pelanggaran yang tidak dapat diterima" atas kedaulatannya. Perjalanan yang direncanakan oleh Menteri Luar Negeri Antony Blinken ke China dibatalkan sebagai akibat dari pertikaian tersebut.
Sedangkan China telah mengajukan pengaduan resmi ke kedutaan AS di Beijing atas insiden tersebut.
(ian)
Lihat Juga :