Kelompok HAM Tuding Iran Telah Eksekusi 55 Orang Tahun Ini
Minggu, 29 Januari 2023 - 17:05 WIB
Dengan melonjaknya penggunaan hukuman mati oleh Iran dalam beberapa tahun terakhir, IHR berpendapat bahwa “setiap eksekusi oleh Republik Islam bersifat politis” karena tujuan utamanya “adalah untuk menciptakan ketakutan dan teror masyarakat”.
“Untuk menghentikan mesin eksekusi negara, tidak boleh ada eksekusi yang ditoleransi, baik itu politik maupun non-politik,” kata direktur IHR Mahmood Amiry-Moghaddam.
Dia menambahkan bahwa kurangnya reaksi dari komunitas internasional berisiko menurunkan biaya politik untuk mengeksekusi pengunjuk rasa.
Baca: Prancis Desak Pembebasan Segera 7 Warga Negaranya yang Dipenjara di Iran
Para aktivis menuduh Iran menggunakan hukuman mati sebagai instrumen intimidasi untuk memadamkan protes yang meletus pada September setelah kematian Mahsa Amini, 22, yang ditangkap karena diduga melanggar aturan berpakaian negara untuk perempuan.
“Untuk menghentikan mesin eksekusi negara, tidak boleh ada eksekusi yang ditoleransi, baik itu politik maupun non-politik,” kata direktur IHR Mahmood Amiry-Moghaddam.
Dia menambahkan bahwa kurangnya reaksi dari komunitas internasional berisiko menurunkan biaya politik untuk mengeksekusi pengunjuk rasa.
Baca: Prancis Desak Pembebasan Segera 7 Warga Negaranya yang Dipenjara di Iran
Para aktivis menuduh Iran menggunakan hukuman mati sebagai instrumen intimidasi untuk memadamkan protes yang meletus pada September setelah kematian Mahsa Amini, 22, yang ditangkap karena diduga melanggar aturan berpakaian negara untuk perempuan.
Lihat Juga :