Panglima Militer Brasil Dipecat Setelah Penyerbuan Istana Presiden

Minggu, 22 Januari 2023 - 07:30 WIB
Massa pro-Bolsonaro menyerbu gedung-gedung pemerintah pada 8 Januari lalu. Foto/BBC
BRASILIA - Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva memecat panglima militer negara itu, dua minggu setelah kerusuhan di Ibu Kota. Jenderal Julio Cesar de Arruda baru menjabat sejak 30 Desember atau tepat sebelum mandat mantan presiden Jair Bolsonaro berakhir.

Jenderal Arruda digantikan oleh seorang komandan militer yang dekat dengan presiden Lula, Jenderal Tomas Ribeiro Paiva. Dia pada awal pekan ini berpidato mendesak tentara untuk menerima hasil pemilihan presiden seperti dilansir dari BBC, Minggu (22/1/2023).



Presiden Lula mengatakan dia mencurigai anggota angkatan bersenjata berkolusi dengan pengunjuk rasa. Dia telah memberhentikan puluhan perwira militer dalam beberapa hari terakhir.

Seperti diketahui, ribuan pendukung Bolsonaro menyerbu gedung-gedung pemerintah di Ibu Kota Brasilia pada 8 Januari setelah berhasil berbaris, sebagian besar tanpa perlawanan, melintasi kota.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!