Anggota Kongres Demokrat Ingin Mantan Presiden Brasil Bolsonaro Diusir dari AS
Senin, 09 Januari 2023 - 22:01 WIB
loading...
Presiden Brasil Jair Bolsonaro mengacungkan telunjuk, saat bertemu para pendukungnya di Istana Alvorada, di Brasilia, Brasil, 12 Desember 2022. Foto/REUTERS/Adriano Machado
A
A
A
WASHINGTON - Anggota Kongres Partai Demokrat mendesak otoritas Amerika Serikat (AS) mengekstradisi mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro ke negara asalnya.
Seruan muncul setelah para pendukungnya menyerbu gedung-gedung pemerintah di ibu kota, Brasilia, pada Minggu (8/1/2023).
Bolsonaro dilaporkan telah tinggal di dekat Orlando, Florida, sejak Desember ketika dia melarikan diri dari Brasil dan menolak berpartisipasi dalam seremonial penyerahan selempang presiden kepada penggantinya, Luiz Inacio Lula da Silva.
Berbicara kepada Jim Acosta dari CNN, anggota Kongres Demokrat Texas Joaquin Castro meminta Gedung Putih dan otoritas lokal di Florida untuk mempertimbangkan mengirim Bolsonaro yang "berbahaya" kembali ke Brasil.
Baca juga: Ukraina Tuding Rusia Tawarkan Kesepakatan Damai Gaya Korea
“Bolsonaro harus diekstradisi ke Brasil,” ungkap Castro kepada CNN, menggambarkannya sebagai seorang otoriter yang menggunakan “buku pedoman (Donald) Trump untuk menginspirasi teroris domestik untuk mencoba mengambil alih pemerintahan.”
Pesannya muncul setelah ribuan pendukung Bolsonaro berbaris di ibu kota Brasil pada Minggu, mengklaim pemilihan presiden Oktober telah dikompromikan.
Seruan muncul setelah para pendukungnya menyerbu gedung-gedung pemerintah di ibu kota, Brasilia, pada Minggu (8/1/2023).
Bolsonaro dilaporkan telah tinggal di dekat Orlando, Florida, sejak Desember ketika dia melarikan diri dari Brasil dan menolak berpartisipasi dalam seremonial penyerahan selempang presiden kepada penggantinya, Luiz Inacio Lula da Silva.
Berbicara kepada Jim Acosta dari CNN, anggota Kongres Demokrat Texas Joaquin Castro meminta Gedung Putih dan otoritas lokal di Florida untuk mempertimbangkan mengirim Bolsonaro yang "berbahaya" kembali ke Brasil.
Baca juga: Ukraina Tuding Rusia Tawarkan Kesepakatan Damai Gaya Korea
“Bolsonaro harus diekstradisi ke Brasil,” ungkap Castro kepada CNN, menggambarkannya sebagai seorang otoriter yang menggunakan “buku pedoman (Donald) Trump untuk menginspirasi teroris domestik untuk mencoba mengambil alih pemerintahan.”
Pesannya muncul setelah ribuan pendukung Bolsonaro berbaris di ibu kota Brasil pada Minggu, mengklaim pemilihan presiden Oktober telah dikompromikan.
Lihat Juga :