Reaksi China usai AS Tolak Klaimnya atas Laut China Selatan
Selasa, 14 Juli 2020 - 10:36 WIB
"Kami memperjelas; klaim Beijing atas sumber daya lepas pantai di sebagian besar Laut China Selatan sepenuhnya melanggar hukum, seperti kampanye penindasan untuk mengendalikannya," kata Pompeo. (Baca: AS: Klaim China atas Laut China Selatan Melanggar Hukum! )
Kawasan Laut China yang kaya sumber daya alam diklaim China, Taiwan, Brunei, Filipina, Malaysia dan Vietnam. AS tidak memiliki klaim atas kawasan itu, namun menghendaki kawasan itu tetap terbuka untuk navigasi bagi semua negara.
"Pernyataan (AS) ini memperjelas bahwa kita bisa netral di pulau-pulau (tetapi) kita tidak netral di perairan," kata Gregory Poling, seorang pakar Laut China Selatan di Pusat Studi Strategis dan Internasional.
Jika sikap AS dapat mengumpulkan dukungan internasional, kata dia, itu bisa menempatkan China dalam posisi yang canggung.
"Beijing ingin menjadi pemimpin global, dan Anda tidak bisa menjadi pemimpin global jika semua orang berpikir Anda melanggar hukum internasional dan mengganggu tetangga Anda," kata Poling.
Kawasan Laut China yang kaya sumber daya alam diklaim China, Taiwan, Brunei, Filipina, Malaysia dan Vietnam. AS tidak memiliki klaim atas kawasan itu, namun menghendaki kawasan itu tetap terbuka untuk navigasi bagi semua negara.
"Pernyataan (AS) ini memperjelas bahwa kita bisa netral di pulau-pulau (tetapi) kita tidak netral di perairan," kata Gregory Poling, seorang pakar Laut China Selatan di Pusat Studi Strategis dan Internasional.
Jika sikap AS dapat mengumpulkan dukungan internasional, kata dia, itu bisa menempatkan China dalam posisi yang canggung.
"Beijing ingin menjadi pemimpin global, dan Anda tidak bisa menjadi pemimpin global jika semua orang berpikir Anda melanggar hukum internasional dan mengganggu tetangga Anda," kata Poling.
(min)
Lihat Juga :