Saudi: Houthi Pengecut

Minggu, 10 Mei 2015 - 11:44 WIB
Saudi: Houthi Pengecut
Saudi: Houthi Pengecut
A A A
RIYADH - Militer Arab Saudi menyebut pemberontak Houthi sebagai pengecut, karena menggunakan warga sipil sebagai tameng mereka. Saudi juga meminta kepada warga sipil Yaman di Saada untuk segera mengungsi, agar Saudi bisa leluasa melakukan serangan terhadap Houthi.

Kota Saada, yang berdekatan dengan ibukota Yaman, Sanaa memang telah menjadi fokus serangan Saudi dan sekutunya dalam beberapa hari terakhir. Setidaknya sudah terjadi 130 serangan ke wilayah Saada dalam satu pekan terakhir.

"Pemberontak Houhti bersembunyi di balik warga sipil Saada," kata juru bicara koalisi, Jenderal Ahmed Asiri. "Warga Yaman dan Saudi adalah sama, oleh karena itu kami mendesak kepada semua orang yang tidak memiliki hubungan dengan Houhti untuk segera keluar dari kota Saada," sambungnya, seperti dilansir Al Arabiya pada Minggu (10/5/2015).

Saada sendiri dijadikan target utama Saudi, karena mereka yakin banyak pemimpin Houthi yang bersembunyi di kota tersebut. Asiri menyebut, berdasarkan informasi yang dia terima setidaknya ada 17 pemimpin Houhti yang bersembunyi di kota Saada.

Asiri juga menegaskan, bahwa serangan ke wilayah Saada tidak akan berhenti dalam waktu dekat. "Operasi akan terus berlanjut, dan saya tergaskan kalian, para pemimpin Houhti tidak akan pernah bisa bersembunyi dari kami," tegasnya.
(esn)
Berita Terkait
Yaman Umumkan Pembentukan...
Yaman Umumkan Pembentukan Pemerintahan Baru
Arab Saudi Ancam STC...
Arab Saudi Ancam STC yang Ingin Menguasai Hadramaut
Balas Dendam, Arab Saudi...
Balas Dendam, Arab Saudi Mengamuk di Yaman
Saudi Berhasil Bersihkan...
Saudi Berhasil Bersihkan 400.000 Ranjau Darat di Yaman
Yaman Terpecah Belah,...
Yaman Terpecah Belah, Akankah Intervensi Arab Saudi dan UEA Sukses?
Benarkah Arab Saudi...
Benarkah Arab Saudi dan Yaman Berperang? Simak Penjelasannya
Berita Terkini
Pemimpin Hizbullah Kecam...
Pemimpin Hizbullah Kecam Negosiasi Lebanon-Israel, Dianggap Tidak Tahu Malu
1 jam yang lalu
Jerman Gagal Peroleh...
Jerman Gagal Peroleh Kursi di Dewan Keamanan PBB untuk Pertama Kali
2 jam yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
3 jam yang lalu
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
4 jam yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
5 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
6 jam yang lalu
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved