Intelijen Top Saddam Juga Dituding Dalang ISIS

Senin, 20 April 2015 - 18:37 WIB
Intelijen Top Saddam...
Intelijen Top Saddam Juga Dituding Dalang ISIS
A A A
BERLIN - Setelah Wakil Presiden Irak era rezim Saddam Hussein, Izzat Ibrahim al-Douri dituding Pemerintah Irak sebagai salah satu dalang ISIS, kini giliran seorang perwira intelijen top rezim Saddam yang juga dituduh hal serupa.

Tuduhan itu muncul dari laporan majalah Jerman, Der Spiegel, Senin (20/4/2015). Perwira intelijen rezim Saddam Hussein yang dituduh sebagai salah satu dalang kelompok Islamic of State Iraq and Syria (ISIS) itu adalah Samir Abd Muhmmad al-Khilfawi.

Dia mendalangi berdirinya kelompok ISIS karena sakit hati oleh invasi Amerika Serikat (AS) terhadap Irak tahun 2003. Pekan lalu, Wakil Saddam Hussein, Izzat al-Douri yang disebut ikut berperan penting dalam berdirinya ISIS diklaim Pemerintah Irak dibunuh pasukan Irak dan milisi Syiah dalam operasi militer besar-besaran di Tikrit. (Baca juga: Dalang ISIS yang Juga Tangan Kanan Saddam Hussein Dibunuh?)

Khlifawi pernah tercatat sebagai kolonel di dinas intelijen angkatan pertahanan udara rezim Saddam Hussein. Menurut laporan majalah Jerman itu, Khilawi dalam operasinya di ISIS menggunakan nama samara Haji Bakar. Tokoh ini dikenal piawai dalam pengawasan atau spionase, pembunuhan serta penculikan.

Setelah tentara rezim Saddam Hussein dibubarkan setelah invasi AS tahun 2003, Khilawi alias Haji Bakar dilaporkan ditahan di sejumlah fasilitas penahanan AS, termasuk penjara Abu Ghraib.

”Bakar merancang di kertas, halaman demi halaman, dengan hati-hati, dia menguraikan tanggung jawab setiap individu, ini tidak kurang dari sejenis cetak biru untuk pengambilalihan (wilayah Irak dan Suriah),” tulis Spiegel.

”Itu bukan sebuah manifesto tentang iman, tetapi rencana teknis yang tepat untuk 'Intelijen Negara Islam'. Kekhalifahan dijalankan oleh sebuah organisasi yang mirip badan intelijen dalam negeri yang terkenal di Jerman Timur,” lanjut laporan majalah Jerman itu mengacu pada operasi badan intelijen ketika Jerman masih terpecah jadi dua.

“Pada tahun 2010, Bakar dan sekelompok kecil mantan perwira intelijen Irak membuat mantan tahanan AS lainnya, seperti Abu Bakar al-Baghdadi, pemimpin resmi ISIS mempermak ‘wajah agama’ dalam kelompok itu,” imbuh Spiegel.

Wartawan Irak, Hisham al-Hashimi, yang merupakan Bakar, mengatakan, bahwa sosok sepupunya itu lebih nasionalis ketimbang Islamis.
(mas)
Berita Terkait
Pasca Bom Bunuh Diri...
Pasca Bom Bunuh Diri ISIS-K, Pasukan Taliban Blokade Jalan di Kawasan Bandara Kabul
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
ISIS Tingkatkan Pertempuran...
ISIS Tingkatkan Pertempuran di Sinai, Rumah Warga Jadi Jebakan Bom
Simpatisan ISIS Serang...
Simpatisan ISIS Serang Desa di Nigeria, 59 Tewas
Serbu Penjara di Afghanistan,...
Serbu Penjara di Afghanistan, Anggota ISIS Bebaskan Ratusan Tahanan
ISIS Klaim Serangan...
ISIS Klaim Serangan Mortir di Kabul
Berita Terkini
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
9 menit yang lalu
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
35 menit yang lalu
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
1 jam yang lalu
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
1 jam yang lalu
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
1 jam yang lalu
Rudal Patriot AS Makan...
Rudal Patriot AS Makan Tuan: Gagal Cegat Misil Iran, Malah Hancurkan Bandara Kuwait
2 jam yang lalu
Infografis
YouTuber India Ditangkap,...
YouTuber India Ditangkap, Dituding Jadi Agen Intelijen Pakistan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved