Dikirim ke Reaktor Fukushima, Robot Mati Dalam 3 Jam

Selasa, 14 April 2015 - 16:32 WIB
Dikirim ke Reaktor Fukushima,...
Dikirim ke Reaktor Fukushima, Robot Mati Dalam 3 Jam
A A A
FUKUSHIMA - Dampak bocornya reaktor nuklir Fusukhima, Jepang, akibat gempa dan tsunami tahun 2011 sudah dalam tahap mengerikan. Hal itu terlihat, ketika robot yang dikirim ke reaktor nuklir Fukushima untuk pertama kalinya mati dalam tempo tiga jam.

Sejak tiga dari enam reaktor nuklir Fuskushima meledak akibat gempa dan tsunami 2011, sekitar 300 ribu warga Jepang di sekitar reaktor nuklir telah dievakuasi. Akibat bencana gempa dan tsunami itu hampir 16 ribu orang tewas.

Robot itu dikirim ke salah satu reaktor nuklir Fukushima untuk menjalankan misi memeriksa reaktor nuklir yang meleleh. Namun, misinya gagal karena dampak kebocoran nuklir yang luar biasa.

Namun, sebelum mati robot itu telah mengambil gambar nyata kondisi kebocoran reaktor nuklir Fuskuhima yang dirilis untuk pertama kalinya setelah bencana tahun 2011.

Robot yang dikembangkan oleh Hitachi-GE Nuclear Energy and the International Research Institute for Nuclear Decommissioning, itu seharunya bisa bekerja selama 10 jam pada tingkat radiasi nuklir. Tapi, robot itu mati setelah “transformator”-nya berhenti bekerja sebelum robot itu rampung menjalankan misinya.

Gara-gara robot yang pertama dikirim ke reaktor nuklir Fuskushima itu mati, misi robot kedua terpaksa ditunda. Para insinyur kini sedang menyelidiki penyebab matinya robot pemeriksa reaktor nuklir Fukushima tersebut.

Tokyo Electric Power Company (Tepco), yang mengoperasikan pabrik nuklir Fukushima, mengakui bahwa robot yang ditugaskan itu hanya mampu menyelesaikan dua pertiga dari misi yang ditugaskan.

Juru bicara Tepco, Teruaki Kobayashi, seperti dikutip Daily Mail, semalam (13/4/2015), mengatakan robot itu telah bekerja mengumupulkan data tentang suhu, tingkat radiasi dan merekam gambar nyata di bagian bawah inti reaktor nuklir Fukushima.
(mas)
Berita Terkait
Banyak Warga Tertimbun...
Banyak Warga Tertimbun Reruntuhan, Korban Tewas Akibat Gempa Jepang Terus Bertambah
Rekomendasi Tempat Wisata...
Rekomendasi Tempat Wisata di Jepang bagi Wisatawan Indonesia
Dahsyatnya Gempa Merobek...
Dahsyatnya Gempa 'Merobek' Jalanan di Anamizu Jepang
6 Fakta Unik Onigiri,...
6 Fakta Unik Onigiri, dari Makanan Jiwa hingga Simbol Terima Kasih
Pekerja Asing Jadi Ancaman,...
Pekerja Asing Jadi Ancaman, 3 Alasan Jepang Bentuk Satuan Tugas untuk Utamakan Warga Lokal
8 Kesalahpahaman tentang...
8 Kesalahpahaman tentang Jepang, dari Teknologi hingga Sushi
Berita Terkini
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
7 menit yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
36 menit yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
59 menit yang lalu
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
1 jam yang lalu
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
2 jam yang lalu
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
2 jam yang lalu
Infografis
Peralatan Militer dari...
Peralatan Militer dari Berbagai Pangkalan AS Dikirim ke Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved